Jepretnews.com – Pemerintah Desa Pungguk Meranti, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, menggelar Musyawarah Penetapan APBDes Tahun Anggaran 2026 pada Kamis, 13 Maret 2025.
Agenda yang digelar setiap tahun itu kembali menyedot perhatian masyarakat karena berkaitan langsung dengan arah penggunaan dana desa dan program pembangunan tahun depan.
Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap pengelolaan dana desa, masyarakat kini tidak lagi hanya melihat hasil akhir pembangunan.
Warga mulai menyoroti proses perencanaan anggaran yang dinilai menjadi penentu apakah pembangunan benar-benar berpihak kepada rakyat atau hanya sebatas rutinitas administratif tahunan.
Musyawarah tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Pungguk Meranti beserta seluruh jajaran perangkat desa.
Selain itu, hadir pula Bhabinkamtibmas, Babinsa, Camat Ujan Mas, pendamping desa, tenaga ahli (TA), serta tokoh masyarakat Desa Pungguk Meranti.
Kehadiran berbagai pihak itu menunjukkan bahwa pembahasan APBDes 2026 menjadi agenda penting dalam menentukan arah pembangunan desa ke depan.
Pemerintah desa mulai membahas sejumlah program prioritas yang akan dimasukkan ke dalam anggaran tahun mendatang.
Dalam forum tersebut, berbagai usulan pembangunan mulai dibicarakan, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan masyarakat, hingga program pemberdayaan ekonomi warga desa.
Besarnya anggaran dana desa yang terus dikucurkan pemerintah pusat membuat masyarakat semakin kritis dalam mengawasi penggunaan anggaran.
Warga berharap setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Selain pembangunan fisik, masyarakat juga mulai berharap pemerintah desa lebih memperhatikan program yang menyentuh kebutuhan ekonomi warga.
Sebab, pembangunan yang hanya terlihat secara fisik dinilai belum cukup jika kesejahteraan masyarakat belum meningkat secara signifikan.
Situasi tersebut membuat Musyawarah Penetapan APBDes Tahun Anggaran 2026 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Desa Pungguk Meranti untuk membangun kepercayaan masyarakat melalui perencanaan yang transparan dan tepat sasaran.
Di sisi lain, masyarakat berharap hasil musyawarah tidak berhenti sebagai dokumen formalitas semata.
Warga ingin seluruh program yang telah dibahas benar-benar direalisasikan dan mampu membawa perubahan nyata bagi desa.
Sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, pendamping desa, dan tokoh masyarakat juga dinilai penting agar seluruh program pembangunan berjalan maksimal tanpa menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Dengan dimulainya pembahasan APBDes Tahun Anggaran 2026 ini, masyarakat Desa Pungguk Meranti kini menunggu langkah nyata pemerintah desa dalam membuktikan bahwa dana desa benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan yang berkelanjutan.
Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.
