Kepahiang, Jepretnews.com – Sebuah kisah pilu menyayat hati datang dari Desa Cinta Mandi Baru, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang.
Ranos bin Herman, seorang pemuda berusia 30 tahun, kini terpaksa berjuang melawan penyakit saraf kejepit akut yang telah merenggut kemampuannya untuk duduk dan berjalan. Kondisi ini secara drastis menghentikan segala aktivitasnya, menjebak Ranos dalam keterbatasan fisik yang memilukan.
Kepala Desa Redo, yang juga paman dari Ranos, mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam. “Saat ini, Ranos sangat membutuhkan penanganan operasi yang serius dan segera. Ia harus dirujuk ke rumah sakit besar seperti di Palembang atau Jakarta,” tutur Redo dengan nada getir.
“Namun, kami terkendala oleh biaya yang sangat besar, jauh di luar kemampuan keluarga kami.” Tambah Redo.
Pihak keluarga telah berupaya sekuat tenaga untuk mengumpulkan dana, namun hasilnya masih jauh dari cukup. Dengan hati penuh harap, kami mengetuk pintu hati para dermawan, memohon bantuan agar Ranos bisa segera mendapatkan pengobatan yang layak dan kembali pulih seperti sedia kala.
“Kami sangat berharap Bapak/Ibu dan teman-teman semua bisa menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu Ranos sembuh dan kembali beraktivitas,” tambah Redo, suaranya sarat dengan permohonan.
Bagi yang tergerak untuk membantu meringankan beban Ranos, donasi dapat disalurkan melalui:
• WhatsApp: 085208122937
• Transfer Bank BRI: 0115-0113-3657-503 (atas nama Reka Efreni)
Atas nama keluarga, diucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas segala bentuk bantuan. Semoga setiap donasi menjadi amal kebaikan yang dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT, dan semoga saudara Ranos segera diberikan kesembuhan sehingga dapat beraktivitas seperti sedia kala. Aamiin.
