• Rab. Jun 24th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Perayaan HUT RI ke-80 di Sengkuang, Kepahiang: Kaos dan Sandal Jepit Jadi Simbol Patriotisme!

Byadmin_jepretnews

Agu 18, 2025

Kepahiang, Jepretnews.com – Sebutan Sengkuang mungkin tak sepopuler kota-kota besar di Indonesia, tetapi kekompakan dan semangat delapan desa di Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang ini layak diacungi jempol. Dikenal dengan mayoritas penduduk bersuku Jawa, wilayah yang dijuluki Sengkuang ini baru-baru ini mencuri perhatian dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang tak biasa.

Di tengah kabut tipis yang sering menyelimuti desa-desa yang berada di ketinggian sekitar 1.786 meter di atas permukaan laut (MDPL), semangat masyarakatnya jauh dari kata redup. Lapangan Sumber Sari, yang menjadi pusat upacara, dipenuhi lautan manusia. Dari anak muda hingga orang tua, semuanya tumpah ruah ikut merayakan.

Namun, yang membuat perayaan ini unik adalah penampilannya. Tak ada jas, dasi, atau seragam rapi layaknya upacara formal lainnya. Masyarakat Sengkuang datang dengan pakaian seadanya: kaos oblong dan sandal jepit, tetapi semangat mereka tak kalah dengan para pejuang.

Perayaan ini bukan hanya sekadar upacara bendera, tetapi juga pesta rakyat yang sarat akan kreativitas.

Barisan upacara tak hanya diisi oleh para peserta, tetapi juga diramaikan dengan iring-iringan ogoh-ogoh dan tarian kuda kepang, Drum Band anak-anak TK. Perpaduan upacara formal dengan seni budaya lokal ini menjadi pemandangan langka yang memesona dan menunjukkan betapa kuatnya akar budaya di tengah-tengah masyarakat.

Keunikan ini bahkan diakui oleh tokoh masyarakat sekaligus politisi Kepahiang, Edwar Samsi, S.I.P., M.M., yang turut hadir sebagai tamu istimewa. “Ini nyata kesadaran masyarakat dalam mengisi kemerdekaan,” ujar Edwar. Ia menambahkan bahwa tidak ada adegan-adegan yang dibuat-buat, semuanya mengalir tulus dari hati masyarakat Sengkuang.

Perayaan ini menjadi bukti nyata bahwa makna kemerdekaan bisa diwujudkan dengan cara yang sederhana, otentik, dan penuh dedikasi. Di balik kabut tipis yang sering menyelimuti wilayahnya, semangat patriotisme masyarakat Sengkuang selalu menyala terang, menunjukkan rasa bangga atas perjuangan para pahlawan bangsa.