• Rab. Jun 24th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Ironi Pembangunan: Warga Desa Ranah Kurung Menjerit karena Jalan Rusak Parah di Tengah Proyek Megah Kepahiang!

Byadmin_jepretnews

Sep 15, 2025

Kepahiang, Jepretnews.com – Saat Pemerintah Kabupaten Kepahiang tengah gencar memperindah kawasan terminal pasar, jeritan hati terdengar dari sudut lain wilayah ini.

Tepatnya di Desa Ranah Kurung, Kecamatan Muara Kemumu, ribuan masyarakat menghadapi kenyataan pahit: akses jalan yang rusak parah dan menghambat aktivitas sehari-hari.

Kondisi jalan yang berdebu saat kemarau dan berubah menjadi kubangan lumpur saat hujan menjadi potret nyata ketimpangan pembangunan.

Jalan yang menghubungkan Desa Ranah Kurung dengan Desa Warung Pojok ini menjadi bukti ketidakmerataan pembangunan infrastruktur.

Warga merasa sangat tidak nyaman dan kesulitan menjalankan aktivitasnya akibat kondisi jalan yang hancur. Dampak kerusakan jalan ini tidak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga menghambat roda perekonomian.

Kepala Desa Ranah Kurung, Yoyon, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Berbicara kepada tim Jepretnews.com pada Senin sore (15/9/2025), ia menyampaikan harapan besar masyarakatnya kepada pemerintah daerah.

“Saya selaku kepala desa dan mewakili lebih dari 5.000 masyarakat di dua desa ini sangat berharap agar pemerintah segera memperhatikan dan memperbaiki jalan kami yang rusak parah,” ujarnya dengan suara penuh harap.

Yoyon menekankan bahwa perbaikan jalan ini bukan sekadar masalah kenyamanan, melainkan kunci untuk meningkatkan kesejahteraan.

Ia menambahkan, “Dengan jalan yang layak, pergerakan ekonomi masyarakat akan menjadi lebih mudah. Mobilisasi hasil pertanian, terutama kopi, akan menjadi lebih lancar dan menguntungkan.”

Meskipun aksesnya sulit, Desa Ranah Kurung menyimpan kekayaan alam yang melimpah. Daerah ini dikenal sebagai sentra penghasil kopi terbaik yang memberikan kontribusi signifikan bagi pendapatan daerah melalui pajak bumi dan bangunan. Ironisnya, potensi besar ini terkendala oleh kondisi jalan yang tidak memadai.

Saat ini, jalan poros desa tersebut sangat memprihatinkan dan membutuhkan sentuhan tangan pemerintah yang serius. Masyarakat berharap bahwa keindahan yang dibangun di pusat kota tidak membuat pemerintah melupakan daerah-daerah lain yang juga memiliki potensi besar.

Dengan perbaikan jalan, Desa Ranah Kurung bisa tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi yang lebih kuat, sekaligus membuktikan bahwa pembangunan merata benar-benar menjadi prioritas di Kabupaten Kepahiang. (Angga)