Kepahiang, Jepretnews.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kepahiang terus menjalankan komitmennya dengan penuh semangat, menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan uluran tangan.
Terkini, pada hari Senin, 6 Oktober 2025, tim Dinsos beraksi cepat mendatangi kediaman Mawardi (74), seorang lansia tunggal yang tinggal sebatang kara di Desa Penanjung Panjang Bawah, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang.
Kepala Dinsos, Helmi Johan, M.Pd, memastikan bahwa pihaknya mengambil langkah proaktif dalam penanganan kasus ini. Melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos), Razikin, Dinsos menyampaikan kabar baik. “Hari ini, Dinsos sudah mengantarkan bantuan sembako langsung ke Bapak Mawardi,” ujar Razikin. Bantuan ini memberikan harapan baru bagi Mawardi.
Lebih dari sekadar bantuan sembako, Dinsos Kepahiang juga berupaya memastikan Mawardi mendapatkan hak-hak kesejahteraan sosial lainnya dari pemerintah.
Razikin menjelaskan bahwa timnya telah berkoordinasi dengan pihak desa setempat. “Kami mengkonfirmasi bahwa Bapak Mawardi mendapat Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD),” kata Razikin.
Selain itu, Dinsos tidak berhenti sampai di situ. Mereka akan segera mengusulkan nama Mawardi agar termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) nasional.
Langkah ini sangat penting karena akan membuka akses bagi Mawardi ke berbagai program bantuan sosial lain yang disalurkan oleh pemerintah, menjamin keberlangsungan hidupnya di masa depan. Dengan kata lain, Dinsos berusaha keras memberikan solusi jangka panjang.
Mawardi (74) menjalani sisa hidupnya di sebuah pondok sederhana yang terletak di pinggir desa. Kondisinya sangat memprihatinkan, pondok tersebut membutuhkan perbaikan segera dan layak mendapatkan perhatian penuh dari para dermawan.
Faktanya, Mawardi hidup dalam keterbatasan yang mengharuskan banyak pihak segera bertindak.
Oleh karena itu, Dinas Sosial Kabupaten Kepahiang mengajak seluruh masyarakat, komunitas, dan para darmawan untuk turut berpartisipasi.
Warga yang ingin menyalurkan bantuan atau donasi dapat langsung mendatangi Desa Penanjung Panjang Bawah. Sebagai alternatif, mereka bisa menghubungi Dinas Sosial Kabupaten Kepahiang untuk mengkoordinasikan niat baiknya.
Partisipasi aktif masyarakat akan meringankan beban Mawardi dan membuktikan bahwa semangat gotong royong masih kokoh di Kepahiang. Mari bersama-sama wujudkan kehidupan yang lebih layak bagi lansia tunggal ini!
Silakan ikuti grup Facebook Jepretnews untuk mendapatkan informasi terkini.
