Jepretnews.com – Pada Sabtu, 22 November 2025, menjadi hari yang tak terlupakan bagi warga dan wisatawan yang mengunjungi salah satu landmark kebanggaan Kabupaten Kepahiang, Bengkulu Kebun Teh Kabawetan.
Ketenangan kawasan wisata yang terkenal dengan panorama hijaunya ini mendadak terpecah oleh sebuah penemuan yang janggal, bahkan cenderung memalukan. Masyarakat secara aktif menemukan ‘harta karun’ yang sama sekali tidak bernilai: berupa pakaian dalam wanita yang berserakan di area kebun.
Laporan awal yang viral di media sosial, seperti dilansir dari Bengkulu Info terlihat tiga helai pakaian dalam wanita terlihat teronggok. Celana dalam dan bra, menciptakan pemandangan kontras yang merusak estetika alam. Tentu saja, temuan ini segera menarik perhatian besar publik dan menyulut kehebohan di media sosial.
Kabar penemuan yang sensasional ini menyebar dengan sangat cepat setelah akun populer “Bengkulu Info” mengunggah foto-foto temuan tersebut. Mereka memprovokasi pembaca dengan caption yang eksplisit:
“Waduh..! Warga Temukan Banyak Kancut dan Qutang di Kebun Teh Kabawetan Kepahiang Bengkulu.” Postingan tersebut segera mendapat respons masif, memicu berbagai komentar mulai dari keprihatinan hingga gimmick humor.
Salah satu warganet, Nalfin Zaltha, memberikan komentar yang memancing tawa, “Mungkin lagi banyak numpang bekembang biak di situ 😂.” Meskipun respons ini mengandung unsur komedi, banyak warganet lain secara serius menyatakan kekecewaan mereka.
Mereka secara aktif mengkritik tindakan oknum yang membuang limbah pribadi di lokasi umum. Publik secara serentak mempertanyakan etika dan motif di balik pembuangan pakaian dalam yang tidak lazim ini, apalagi di tempat yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan.
Temuan memalukan di Kebun Teh Kabawetan ini secara gamblang menyorot persoalan serius mengenai degradasi moral dan rendahnya kesadaran lingkungan di antara oknum masyarakat.
Kebun teh ini merupakan aset daerah yang wajib dijaga kebersihannya. Tindakan membuang sampah, khususnya limbah pribadi, di ruang publik menunjukkan pengabaian total terhadap norma kesopanan dan etika pariwisata.
Kejadian ini menjadi tamparan keras yang mendesak semua pihak untuk bersama-sama menegakkan kembali nilai-nilai moral demi menjaga kebersihan dan citra positif Kebun Teh Kabawetan.
Jangan sampai ketinggalan! Segera ikuti grup Facebook Jepretnews untuk informasi terkini dan kisah-kisah inspiratif lainnya!
