Jepretnews.com – Ada pemandangan berbeda dalam pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Kepahiang yang digelar di Griya Serbaguna 38 Pasar Kepahiang, Minggu (31/5/2026).
Di tengah agenda konsolidasi partai, kabar gembira justru datang untuk ratusan pelajar yang tengah menunggu bantuan pendidikan.
Perwakilan siswa SD, SMP, dan SMA hadir langsung dalam kegiatan tersebut untuk menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) secara simbolis. Penyaluran bantuan itu menjadi salah satu momen yang paling menyita perhatian peserta Musancab.
Selain mengukuhkan kepengurusan baru, kegiatan tersebut juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui penyaluran bantuan pendidikan kepada para pelajar yang telah terdata sebagai penerima manfaat.
Kehadiran para siswa sekaligus menunjukkan bahwa sektor pendidikan masih menjadi salah satu perhatian utama yang diperjuangkan melalui jalur aspirasi. Dengan demikian, Musancab tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi partai, tetapi juga menjadi ruang penyaluran program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Acara tersebut dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Kepahiang H. Putrado Harliansyah, S.E., Bendahara DPC Su’urdi, S.Sos., Sekretaris DPC Eko Susilo, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bengkulu Ir. H. Mian, Sekretaris DPD Ikhsan Fajri, anggota DPR RI Eko Kurnia Ningsih, Wakil Ketua Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Provinsi Bengkulu Edwar Samsi, Bendahara DPD Sonti Bakara, SH., serta Zurdi Nata.
Dalam kesempatan tersebut, Edwar Samsi menjelaskan bahwa besaran bantuan Program Indonesia Pintar disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing penerima.
Siswa SD menerima bantuan sebesar Rp450 ribu, siswa SMP menerima Rp750 ribu, sedangkan siswa SMA menerima bantuan Rp1,8 juta.
Menurutnya, bantuan tersebut berasal dari dana aspirasi Program Indonesia Pintar (PIP) yang diperjuangkan oleh Maria Yohana Esti Wijayati dan disalurkan melalui DPC PDI Perjuangan.
Edwar menegaskan bahwa seluruh penerima yang hadir merupakan bagian dari data penerima yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi sebelumnya.
“Sebanyak 696 siswa ini untuk pencairan tahun 2026 berdasarkan pendataan tahun 2025. Jadi, penerima yang sudah terdata pada tahun 2025 kini telah menerima SK dan saat ini sedang dalam proses pencairan,” ujar Edwar Samsi.
Penjelasan tersebut memberikan kepastian kepada para orang tua dan siswa bahwa proses pencairan bantuan sedang berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
Tidak berhenti pada jumlah penerima saat ini, PDI Perjuangan Kepahiang juga menyiapkan target yang lebih besar untuk tahun berikutnya.
Edwar Samsi mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan jumlah penerima Program Indonesia Pintar di Kabupaten Kepahiang meningkat secara signifikan pada periode selanjutnya.
Peningkatan jumlah penerima tersebut diharapkan mampu memperluas akses bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga yang membutuhkan sehingga kebutuhan sekolah mereka dapat terpenuhi dengan lebih baik.
“Untuk target tahun 2027 mendatang, kita menargetkan 1.000 siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) di Kabupaten Kepahiang,” tambahnya.
Target tersebut menunjukkan upaya memperluas jangkauan bantuan pendidikan sekaligus memberikan kesempatan yang lebih besar kepada para pelajar untuk memperoleh dukungan
Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.
