• Ming. Nov 8th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Proyek Jalan Lingkar Sidorejo Kepahiang Resmi Dimulai! Kajari Bagus Nur Jakfar Turun Langsung, Pembangunan Harus Transparan dan Tepat Sasaran!

Byadmin_jepretnews

Nov 4, 2026

Jepretnews.com – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, kembali menjadi sorotan! Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum mulai merealisasikan program preservasi Jalan Lingkar Sidorejo, Kecamatan Kabawetan, melalui penetapan titik nol pekerjaan yang berlangsung pada Rabu (4/11/2026).

Menariknya, kegiatan tersebut turut menghadirkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepahiang, Bagus Nur Jakfar Adi Saputro, S.H., M.H., yang memenuhi undangan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu.

Kehadiran pimpinan Kejaksaan Negeri Kepahiang dalam kegiatan tersebut menjadi perhatian tersendiri. Pasalnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya menuntut penyelesaian pekerjaan secara fisik, tetapi juga membutuhkan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas hasil pembangunan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya.

Lantas, sejauh mana proyek preservasi Jalan Lingkar Sidorejo mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai ketentuan?

Kepala Kejaksaan Negeri Kepahiang, Bagus Nur Jakfar Adi Saputro, menghadiri kegiatan seremonial penetapan titik nol pelaksanaan paket pekerjaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2026.

Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJN Bengkulu menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai bagian dari tahapan pelaksanaan program peningkatan konektivitas jalan daerah.

Selain menandai dimulainya tahapan pekerjaan, penetapan titik nol juga menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pihak yang berkepentingan terhadap keberhasilan pembangunan.

Terlebih lagi, masyarakat memiliki harapan besar agar pembangunan Jalan Lingkar Sidorejo mampu memberikan dampak positif terhadap akses transportasi, aktivitas pertanian, dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Kabawetan.

Pemerintah pusat melaksanakan program tersebut sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berupaya mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang menghubungkan berbagai wilayah, terutama kawasan yang memiliki potensi ekonomi dan pertanian.

Oleh karena itu, pembangunan Jalan Lingkar Sidorejo memiliki arti penting bagi masyarakat Kabupaten Kepahiang, khususnya warga yang menggantungkan aktivitas perekonomiannya pada sektor pertanian dan perdagangan.

Dengan kondisi jalan yang semakin baik, masyarakat diharapkan dapat memperlancar mobilitas, mempercepat pengangkutan hasil pertanian, serta meningkatkan efisiensi distribusi komoditas menuju pusat perdagangan.

Namun demikian, keberhasilan pembangunan tentu tidak cukup hanya melalui pelaksanaan seremonial atau penyelesaian pekerjaan berdasarkan jadwal. Masyarakat juga membutuhkan hasil pembangunan yang berkualitas, memiliki daya tahan, serta memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Di sisi lain, Bagus Nur Jakfar Adi Saputro menegaskan, “komitmennya untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.” Ujar Bagus.

Dukungan tersebut sekaligus mencerminkan pentingnya penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran dalam setiap pelaksanaan pembangunan.

“Melalui komitmen tersebut, mendorong seluruh pihak terkait agar menjalankan pembangunan secara bertanggung jawab dan sesuai ketentuan yang berlaku.” Pungkas Bagus.

Meski demikian, kehadiran Kajari dalam kegiatan penetapan titik nol tidak serta-merta menunjukkan adanya penyimpangan maupun proses penyelidikan terhadap proyek tersebut.

Sebaliknya, partisipasi Kejaksaan dalam kegiatan pembangunan menjadi bagian dari dukungan kelembagaan terhadap upaya pemerintah meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, pelaksanaan preservasi Jalan Lingkar Sidorejo membawa harapan baru bagi peningkatan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Kepahiang. Terlebih lagi, Kecamatan Kabawetan merupakan salah satu kawasan yang memiliki aktivitas pertanian dan potensi pengembangan ekonomi daerah.

Karena itu, peningkatan kualitas jalan diharapkan mampu memperlancar arus kendaraan, mendukung distribusi hasil perkebunan dan pertanian, serta memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.

Namun, pelaksanaan proyek infrastruktur juga membutuhkan perhatian terhadap mutu pekerjaan, kesesuaian spesifikasi teknis, serta pemanfaatan anggaran secara bertanggung jawab.

Dengan demikian, pihak pelaksana pekerjaan perlu memastikan setiap tahapan pembangunan mengikuti ketentuan kontrak dan standar teknis yang berlaku.

Selain itu, keterbukaan informasi mengenai perkembangan pekerjaan juga dapat membantu masyarakat memahami pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran pemerintah.

Pada akhirnya, masyarakat tentu tidak hanya menantikan jalan yang selesai dibangun, tetapi juga mengharapkan infrastruktur yang aman, berkualitas, dan mampu menunjang kegiatan ekonomi dalam jangka panjang.

Penetapan titik nol preservasi Jalan Lingkar Sidorejo menjadi langkah awal pelaksanaan program pemerintah pusat dalam memperkuat konektivitas jalan daerah di Kabupaten Kepahiang.

Kehadiran Kajari Kepahiang, Bagus Nur Jakfar Adi Saputro, dalam kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan dukungan Kejaksaan terhadap pembangunan yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.

Kendati demikian, publik tetap perlu melihat bagaimana pihak pelaksana merealisasikan pekerjaan tersebut hingga tahap penyelesaian. Sebab, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak semata-mata bergantung pada besarnya anggaran atau kemeriahan kegiatan peresmian, melainkan pada kualitas pekerjaan dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Kini, harapan masyarakat tertuju pada satu hal, preservasi Jalan Lingkar Sidorejo harus menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, bukan sekadar proyek yang selesai secara administratif.

Semangat tersebut sejalan dengan komitmen yang disampaikan Kejaksaan Negeri Kepahiang, “Bersama membangun infrastruktur, memperkuat konektivitas, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.”

Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.