Jepretnews.com – Pengusaha rental mobil di Kota Bengkulu kini tengah menghadapi badai yang tidak hanya mengancam kelangsungan usaha mereka, tetapi juga mengancam perekonomian masyarakat. Dilansir dari kompas.com Kebijakan opsen pajak kendaraan yang melonjak hingga 66 persen dan langkah efisiensi anggaran pemerintah telah membuat mereka terjepit.
Fredi Santoso, Ketua Asosiasi Pengusaha Rental Mobil Bengkulu (APRMB), mengungkapkan bahwa banyak anggotanya yang menghadapi masalah serius, seperti mobil rental yang ditarik oleh diler akibat menunggak kredit, hingga konflik dengan debt collector.
“Kami tidak tahu apa itu opsen pajak, yang kami tahu adalah biaya pajak mobil dan motor yang naik drastis,” keluhnya.
Fredi menceritakan pengalamannya saat hendak membayar pajak mobil beberapa hari lalu. Ia terkejut ketika mengetahui pajak mobil Avanzanya naik dari Rp 2,9 juta menjadi Rp 3,5 juta.
“Ada kenaikan Rp 900.000 hingga Rp 1,2 juta. Akhirnya saya batal bayar pajak saya dan memilih untuk pulang karena uang tidak cukup,” ungkapnya.
Dampak kebijakan opsen pajak ini sangat besar pada pelaku usaha rental mobil. Rata-rata, setiap pengusaha memiliki minimal lima mobil, bahkan ada yang memiliki hingga 60 unit. Jika harus mengikuti kebijakan opsen pajak, maka jumlah uang yang harus dikeluarkan akan sangat besar.
“Sangat berimbas pada usaha rental mobil, apalagi di tengah kondisi efisiensi anggaran seperti sekarang,” tambah Fredi.
Efisiensi anggaran pemerintah juga berdampak pada penurunan pendapatan pengusaha rental mobil. Pemesanan rental mobil telah turun rata-rata sebesar 50 persen sejak diberlakukannya efisiensi anggaran.
“Rata-rata turun 50 persen, bahkan ada instansi pemerintah yang membatalkan biaya rental untuk perjalanan dinas,” kata Fredi.
Fredi berharap pemerintah dapat duduk bersama dengan pelaku usaha rental mobil, perhotelan, dan restoran untuk mendengarkan kendala serta kebutuhan mereka.
“Kami berharap pemerintah mau mendengarkan keluhan kami dan tidak mengabaikan dampak yang kami alami. Kami juga berkontribusi bagi kemajuan daerah. Kami ini terasnya Bengkulu,” harapnya.
