Jepretnews.com – Penipuan keuangan melalui kanal digital kian meningkat! Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total kerugian akibat penipuan keuangan telah mencapai Rp 2,1 triliun hingga 30 April 2025. Masyarakat perlu lebih waspada terhadap penjahat keuangan yang menggunakan berbagai cara untuk menyadap ponsel dan mencuri informasi penting.
Di lansur dari cnbcindonesia.com Berikut 5 kemungkinan tanda HP yang disadap:
1. Baterai Tiba-Tiba Bermasalah : Jika baterai ponsel Anda tiba-tiba terkuras habis dengan cepat, maka perlu curiga.
2. Performa Menjadi Lamban : Jika performa ponsel Anda menjadi melambat dan aplikasi sulit diakses, maka perlu waspada.
3. Penggunaan Data yang Tinggi : Jika penggunaan data internet Anda melambung tinggi, maka perlu curiga.
4. Telepon atau SMS yang Aneh : Jika Anda menerima panggilan atau SMS dari nomor yang tidak dikenal atau misterius, maka perlu waspada.
5. Iklan Pop-up : Jika Anda melihat iklan pop-up yang tidak biasa, maka perlu curiga.
Untuk mencegah HP Anda disadap, lakukanlah langkah-langkah berikut:
1. Pastikan Hanya Mengunduh Aplikasi Terpercaya : Jangan mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya.
2. Gunakan Aplikasi Anti-Malware : Instal dan gunakan aplikasi anti-malware dan antivirus yang terpercaya.
3. Cek Pakai Kode MMI : Gunakan kode MMI untuk mengecek apakah ada fitur pengalihan panggilan atau perekaman yang aktif di ponsel Anda.
4. Aktifkan Verifikasi 2 Langkah : Aktifkan verifikasi 2 langkah untuk mencegah peretas mengakses akun atau aplikasi Anda.
5. Matikan GPS Location : Matikan fitur GPS Location untuk mencegah lokasi Anda dibocorkan secara real-time.
Jangan biarkan rekening Anda kuras! Waspada dan lakukan penanganan jika Anda menemukan tanda-tanda bahwa ponsel Anda telah disadap atau dipantau secara ilegal.
