Jepretnews.com – Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini diwarnai dengan kisruh visa haji Furoda yang tidak diterbitkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Menteri Luar Negeri Sugiono dan maskapai Saudia Airlines memberikan tanggapan terkait masalah ini.
Di lansir dari travel.detik.com Menlu Sugiono menyatakan bahwa masalah visa haji Furoda harus ditanyakan langsung ke Pemerintah Arab Saudi, karena mereka yang menerbitkan visa tersebut.
“Itu (visa haji furoda) ditanyakan ke Pemerintah Saudi dong, dia yang keluarin visanya. Visa haji itu semuanya dikeluarkan oleh Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia,” kata Sugiono selepas Puncak Peringatan HUT ke-77 PB IPSI di Jakarta, Sabtu (31/5) seperti dikutip dari CNN Indonesia.
Sugiono juga menegaskan bahwa pemerintah Indonesia sudah berupaya melakukan pendekatan dengan Arab Saudi untuk menyelesaikan masalah ini. Namun, ia tidak merinci lebih lanjut poin-poin pembahasan tersebut dan solusi yang disepakati kedua negara.
Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut bahwa keterlambatan penerbitan visa haji Furoda berada di luar kewenangan kementerian Agama. Ia memastikan Kemenag bakal tetap membantu untuk berkomunikasi dengan otoritas Arab Saudi.
“Sebagian sudah ada, tapi masih ada daftar tunggunya, belum keluar. Nah, yang mengeluarkan visa kan di sana ya (Arab Saudi),” kata Nasaruddin di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (29/5).
Maskapai Saudia Airlines juga memberikan tanggapan terkait masalah ini. Anton Kuncoro, marketing communication Saudia Airlines, mempersilakan menanyakan persoalan tersebut kepada kedutaan Arab Saudi. “Untuk visa bapak bisa menghubungi pihak kedutaan pak. Karena yang mengeluarkan visa tersebut adalah pihak kedutaan,” kata Anton kepada detiktravel.(***)
