• Kam. Jun 25th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Jambi Berdarah: Mobil Wakil Ketua I Dewan Kepahiang Terlibat Kecelakaan Maut, Dana Rakyat Jadi Saksi Bisu Kematian Warga Sipil

Byadmin_jepretnews

Sep 25, 2025

Jepretnews.com – Sebuah kabar menggemparkan datang dari Muaro Bungo, Jambi. Mobil dinas yang ditumpangi rombongan petinggi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepahiang terlibat dalam kecelakaan parah pada Rabu petang, 24 September 2025, dan sayangnya, merenggut nyawa seorang pengendara motor.

Mirisnya, insiden ini juga menyebabkan satu warga sipil lainnya berada dalam kondisi kritis, sementara Wakil Ketua I BA dan Anggota DPRD HS yang berada di dalam mobil sama sekali tidak mengalami cedera.

​”Perjalanan Dinas Berbalas Tangisan Darah Warga”

Informasi yang berhasil didapatkan dari internal legislatif Kepahiang mengungkapkan bahwa rombongan tersebut sedang menjalankan tugas dinas luar ketika tragedi itu terjadi.

Mobil dinas yang membawa dua pejabat dewan, sopir, dan ajudan itu diduga kuat mengalami tabrakan dengan pengendara motor di wilayah Muaro Bungo. “uang rakyat membawa malapetaka” kini menjadi ungkapan yang menyebar di kalangan publik, mencerminkan keprihatinan atas nasib korban sipil.

​Seorang anggota DPRD Kepahiang aktif membenarkan rincian kejadian yang memilukan ini. “Iya benar, satu orang meninggal dunia, satu kritis,” ungkap sumber tepercaya tersebut.

Ia kemudian menjelaskan bahwa korban kritis kini telah dirujuk ke Kota Padang untuk penanganan medis yang maksimal. Pihaknya menegaskan, BA (Waka I) dan HS (anggota) selamat.

​Sumber tersebut kemudian memaparkan, di dalam mobil terdapat total empat orang. Mereka sedang dalam perjalanan dinas. Bahkan, “HS menelpon aku sudah Magrib kemarin (Rabu, 24/9)” katanya, memberikan kilasan terakhir setelah tragedi itu terjadi. Kejadian ini mengarahkan sorotan tajam terhadap kelalaian dalam berkendara dan penggunaan aset negara.

​Kecelakaan yang melibatkan mobil dinas dan menewaskan warga sipil ini secara otomatis memantik desakan publik untuk mendapatkan keterangan resmi. Namun, hingga berita ini diturunkan, Ketua DPRD Kepahiang, Igor, belum memberikan tanggapan resmi.

Awak media gagal menghubungi Igor melalui pesan WhatsApp, menimbulkan tanda tanya besar di tengah kekosongan informasi.

Langkah untuk mencari kejelasan lebih lanjut diarahkan kepada PLT Sekretaris Dewan, Ayub, sebagai pemegang kunci administrasi perjalanan dinas. “Untuk lebih jelas hubungi PLT Sekretaris dewan,” pungkas sumber terpercaya tersebut.

Akan tetapi, upaya menghubungi Ayub melalui nomor telepon WhatsApp juga gagal total karena nomornya tidak bisa dihubungi. Situasi ini menghambat jalur komunikasi resmi dari pihak Sekretariat Dewan.

​Tragedi yang merenggut nyawa warga sipil ini mengharuskan pihak DPRD Kepahiang segera mengambil langkah nyata dalam bentuk pertanggungjawaban penuh dan transparan. Kejadian ini bukan hanya masalah hukum semata, melainkan juga ujian moral bagi para pejabat dewan yang selamat tanpa cedera terhadap rakyat yang mereka wakili.

​Otoritas berwenang di Jambi kini dituntut untuk melakukan penyelidikan mendalam dan terbuka. Publik Kepahiang menantikan tindakan konkret dan simpati tulus dari para pejabat dewan atas musibah yang melibatkan aset negara dan nyawa rakyat sipil.

Akankah insiden ini ditutup-tutupi atau menjadi momentum evaluasi total bagi perjalanan dinas DPRD Kepahiang?

 

“Ikuti grup Facebook Jepretnews untuk informasi terkini”