• Rab. Jun 24th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Tragedi di RSUD : Pasien KIS Ditolak, Akhirnya Meninggal

Byadmin_jepretnews

Jun 3, 2025

Jepretnews.com – Seorang pasien Kartu Indonesia Sehat (KIS) bernama Desi Erianti (53) meninggal dunia setelah ditolak berobat di IGD RSUD Rasidin Padang. Dilansir dari pojoksatu.id Pasien yang datang dalam kondisi sesak napas ini ditolak dengan alasan tidak dalam kondisi gawat darurat atau emergency.

“Di RSU Siti Rahmah, kami berharap tidak ada penolakan. Tapi takdir berkata lain, kakak kami meninggal dunia,” ujar Yudi, adik Desi Erianti yang juga wartawan Padang Ekspres (Grup Pojoksatu.id), Sabtu (31/5).

Yudi, adik Desi Erianti, menyesalkan sikap RSUD Rasidin yang menolak memberikan pelayanan di IGD kepada kakaknya. “Innalillahi wainnailaihi rajiun, kakak kami telah meninggal dunia. Saya menyesalkan penolakan medis yang dilakukan RSUD Rasidin Padang,” ucapnya.

Direktur RSUD Rasidin Padang, dr Desy Susanty, MKes, memberikan klarifikasi terkait peristiwa ini. Dia menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, almarhumah tidak mengalami kondisi kegawatdaruratan yang mengharuskan penanganan IGD.

“Kami turut berduka cita atas meninggal dunianya almarhumah,” katanya.

“Pihak dokter jaga telah melakukan pemeriksaan dan tidak ada kegawatdaruratan dialami pasien. Oleh karena itu, dokter menyarankan agar melakukan kontrol ke FKTP atau Puskesmas keesokan harinya,” kata dr Desy, Sabtu (31/5/2025) sore.

Walikota Padang Fadly Amran menanggapi meninggalnya Desi Erianti dan menekankan pentingnya mempelajari secara mendalam kronologi kejadian sebelum mengambil kesimpulan. “Kita sudah perintahkan Kepala Dinas Kesehatan dan Inspektorat untuk melihat betul apa yang terjadi, sehingga nantinya dapat kami laporkan kembali kepada pihak keluarga,” ujarnya.

“Bagaimanapun, kami hadir di sini untuk menyampaikan rasa belasungkawa. Mudah-mudahan ini akan kami coba lihat lebih dalam lagi. Jika memang ini menjadi kesalahan yang terjadi di rumah sakit, tentu akan ada sanksi yang tegas,” tegas Walikota Padang Fadly Amran.

Dok foto Tangkapan layar tvOne

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *