Kepahiang, Jepretnews.com – Desa Cirebon Baru, Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang, menjadi saksi bisu kemeriahan ritual tahunan Sedekah Bumi yang digelar pada Sabtu, 5 Juli 2025. Sejak pukul 08.00 WIB, seluruh elemen masyarakat, tumpah ruah merayakan tradisi sarat makna ini.
Uniknya, di desa ini, 80% penduduknya merupakan suku Jawa, berdampingan harmonis dengan 20% sisanya yang terbagi dari berbagai suku lain. Sebuah perpaduan budaya yang langka dan menawan!
Acara Sedekah Bumi ini merupakan wujud nyata rasa syukur masyarakat atas limpahan rezeki dari Tuhan Yang Maha Esa. Kepala Desa Cirebon Baru, Topan, dalam sambutannya menyampaikan.
“Sedekah Bumi di bulan 1 Muharam ini merupakan kegiatan tahunan yang memaknai rasa syukur atas rezeki yang Tuhan berikan kepada masyarakat Desa Cirebon Baru.” Kata Topan.
Ritual ini bukan hanya sekadar acara adat, melainkan juga cerminan eratnya ikatan sosial dan budaya di desa Cirebon Baru. Kehadiran masyarakat Jawa yang mendominasi Cirebon Baru memberikan warna tersendiri pada pelaksanaan Sedekah Bumi, menjadikannya perpaduan harmonis antara kearifan lokal dan warisan budaya leluhur.
Acara berlangsung meriah dengan berbagai prosesi adat yang diikuti secara khidmat oleh seluruh peserta. Aroma masakan tradisional dan alunan musik Jawa menambah semarak suasana, menciptakan momen kebersamaan yang tak terlupakan bagi warga Cirebon Baru.
Tradisi Sedekah Bumi ini menjadi pengingat pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Dengan semangat kebersamaan dan rasa syukur, masyarakat Desa Cirebon Baru berharap limpahan rezeki dan keberkahan senantiasa menyertai mereka di masa mendatang. (***)
