Jepretnews.com — Siapa sangka, di tengah kesejukan alam Sulawesi Utara, tersembunyi sebuah pasar tradisional yang telah mendunia karena keunikannya yang ekstrem.
Inilah Pasar Beriman Tomohon atau yang lebih populer dengan julukan “Pasar Ekstrem” Tomohon sebuah destinasi yang selalu menarik perhatian, bahkan memicu kontroversi.
Di pasar ini, pengunjung menemukan pemandangan yang sangat berbeda dari pasar pada umumnya di Indonesia.
Anda tidak hanya akan melihat tumpukan sayuran segar atau ikan laut biasa; sebaliknya, para pedagang menjajakan berbagai jenis daging dari hewan-hewan yang dianggap tidak lazim atau bahkan dilindungi.
Fenomena inilah yang menjadikan Pasar Tomohon begitu tersohor dan mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pasar paling ekstrem di dunia.
Keunikan Pasar Tomohon berakar kuat pada tradisi kuliner masyarakat Minahasa yang memang menyukai masakan dengan bumbu kaya rempah yang diolah dari berbagai jenis daging.
Selama bertahun-tahun, budaya ini menurunkan kebiasaan mengonsumsi daging yang bagi sebagian besar orang luar Minahasa dianggap “ekstrem”.
Di lapak-lapak yang berjejer, Anda menyaksikan deretan daging kelelawar, ular piton, babi hutan, hingga tikus hutan yang telah dipanggang atau dipotong-potong.
Daging-daging ini disiapkan dengan bumbu lokal khas Minahasa, seperti rica-rica, yang aromanya memenuhi udara pasar.
Menariknya, bagi masyarakat setempat, praktik ini mencerminkan kearifan lokal yang telah mereka jalani secara turun-temurun.
Meskipun demikian, penjualan beberapa jenis hewan kini mendapat pembatasan ketat menyusul desakan dari aktivis perlindungan hewan dan isu kesehatan.
Popularitas Pasar Ekstrem Tomohon menarik banyak wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri.
Mereka datang untuk menyaksikan secara langsung tradisi unik ini, menjadikannya sebuah objek wisata budaya yang otentik.
Para pengunjung mendokumentasikan keberagaman dagangan dan suasana pasar yang ramai, meskipun bagi sebagian orang, pemandangan ini menimbulkan rasa terkejut dan mual.
Pasar ini memang tidak luput dari kontroversi. Komunitas pecinta hewan menyalurkan protes keras terhadap perdagangan beberapa jenis hewan, terutama yang terancam punah.
Pemerintah daerah dan pihak terkait terus berupaya menyeimbangkan antara pelestarian tradisi kuliner Minahasa dengan penegakan hukum perlindungan satwa.
Saat ini, mereka melakukan pembatasan penjualan, khususnya untuk daging anjing dan kucing, serta hewan-hewan liar lain yang statusnya dilindungi.
Langkah ini bertujuan untuk mengurangi peredaran daging ilegal dan melindungi spesies yang rentan.
Meskipun Pasar Beriman menampilkan sisi ekstrem, Kota Tomohon sendiri menawarkan pesona alam yang luar biasa. Kota ini terkenal sebagai “Kota Bunga” karena udaranya yang sejuk dan dikelilingi oleh tiga gunung berapi megah : Gunung Lokon, Gunung Empung, dan Gunung Mahawu.
Oleh karena itu, kunjungan ke Tomohon memberikan pengalaman yang lengkap. Anda menjelajahi keragaman budaya kuliner di pasar, sekaligus menikmati keindahan panorama alam Sulawesi Utara yang memukau.
Pasar Ekstrem Tomohon mewakili sebuah ironi unik di Indonesia, di mana tradisi lokal bertemu dengan kritik modern.
Pasar ini terus beroperasi, menjaga roda perekonomian lokal tetap berputar, sambil beradaptasi dengan norma-norma global tentang perlindungan hewan.
Ikuti grup Facebook Jepretnews untuk informasi terkini!
