• Rab. Jun 24th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Heboh! Pasar Kepahiang 19 Tahun Silam Tiba-Tiba “Hidup Lagi” di Medsos, Netizen Buru Foto Langka Penuh Kenangan!

Byadmin_jepretnews

Okt 13, 2025

Jepretnews.com – Kabupaten Kepahiang, sebuah daerah yang subur di Provinsi Bengkulu, kini mendadak menjadi pusat perbincangan hangat di jagat maya.

Meskipun pembangunan dan modernisasi terus berjalan, ingatan masyarakat Kepahiang tentang masa lalu daerah mereka tetap abadi. Kehangatan kenangan tempo dulu ini tidak hanya tersimpan rapi di hati penduduk Kepahiang, para perantau pun secara intens merasakan getaran rindu yang sama terhadap kampung halaman.

Secara mengejutkan, sebuah unggahan foto di media sosial berhasil memicu gelombang nostalgia massal, membawa ribuan warganet kembali ke era hampir dua dekade yang lalu.

Semua bermula dari unggahan berharga yang dibagikan oleh seorang pengguna Facebook, Julian Siregar. Ia secara lugas menampilkan sepotong kehidupan di Kabupaten Kepahiang pada tahun 2006. “Pagi hari pasar Kepahiang di tahun 2006 (15 Oktober 2006),” tulis Julian Siregar (12/10/2025) di beranda pribadinya, memberikan deskripsi rinci yang memperkuat nilai historis foto tersebut.

Foto bersejarah ini bukan sekadar tangkapan lensa biasa, gambar ini merekam suasana awal Kepahiang sebagai kabupaten yang baru mekar (diresmikan tahun 2004). Periode 2006 merupakan fase krusial bagi Kepahiang dalam menata diri sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi yang baru.

Melalui potret ini, Julian Siregar secara efektif mengabadikan suasana pasar yang mungkin terasa lebih tenang, namun penuh keakraban, jauh sebelum keramaian modern benar-benar mendominasi.

Foto tersebut dengan gamblang menunjukkan wajah Kepahiang yang polos, memancing emosi warganet yang mengenang masa-masa tersebut.

Unggahan foto lawas ini dengan cepat menarik perhatian banyak warganet, memicu reaksi yang luar biasa. John Pantau, salah seorang netizen, langsung ikut berkomentar, secara terang-terangan menunjukkan antusiasmenya terhadap temuan langka ini.

“Izin save… kenangan langka ni. Ditunggu foto-foto lainnyo, Om,” tulis John, seolah mewakili perasaan rindu kolektif terhadap masa lampau.

Komentar ini dengan jelas memperlihatkan betapa berharganya visualisasi kenangan 19 tahun silam tersebut. Foto Pasar Kepahiang 2006 tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi alat penting yang memicu diskusi, berbagi kisah, dan pengingat akan akar identitas daerah.

Banyak warganet lain turut aktif membagikan pengalaman mereka saat masih kanak-kanak atau remaja di sekitar Pasar Kepahiang, membuktikan bahwa kenangan tersebut masih hidup dan terus berdetak di memori mereka.

Jelas sekali, kutipan foto ini menunjukkan betapa berbedanya suasana di Kabupaten Kepahiang pada tahun 2006 dibandingkan dengan kondisi saat ini. Dalam kurun waktu 19 tahun, Kepahiang telah mengalami pertumbuhan yang pesat, terutama dalam sektor infrastruktur dan tata kota.

Foto yang viral ini menjadi “jembatan waktu” yang memungkinkan warga melakukan perbandingan dramatis antara kondisi pasar yang sederhana di masa lampau dengan hiruk pikuk perdagangan modern hari ini.

Unggahan ini berhasil mengikat perasaan rindu para perantau dan mengajak generasi muda Kepahiang untuk lebih mengenal sejarah visual kota mereka. Kekuatan media sosial, dalam hal ini, bertindak sebagai arsip digital yang efektif dan sangat personal.

Sumber foto : Julian Siregar

 

Ikuti grup Facebook Jepretnews untuk informasi terkini.