• Rab. Jul 29th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Tak Tanggung – Tanggung! Ternyata 4 Penerima Bansos Di Kepahiang Mundur, Malu Karena Merasa Masih Ada Yang Lebih Layak

Byadmin_jepretnews

Okt 29, 2025

Kepahiang, Jepretnews.com – Geger! Dinsos Pimpin Langsung Bersih-Bersih Data Penerima Bantuan Sosial

Kabupaten Kepahiang, kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, kesadaran masyarakat tentang kelayakan menerima Bantuan Sosial (Bansos) di Kepahiang ini masih menunjukkan tingkat kerentanan. Fenomena ini, mau tak mau, mendorong Tim Dinas Sosial (Dinsos) Kepahiang untuk mengambil langkah tegas.

Pada Rabu (29/10/2025), Kepala Dinas Sosial, H. Helmi Johan, M. Pd, pimpin langsung, melaksanakan aksi masif pendataan ulang sekaligus menempelkan stiker ‘Keluarga Miskin’ di rumah para penerima bantuan.

Kali ini, mereka menyasar Kelurahan Tangsi Baru, Kecamatan Kabawetan, sebagai lokasi utama pendataan. Oleh karena itu, petugas Dinsos bersama pihak kecamatan dan kelurahan bekerja keras memverifikasi kondisi ekonomi para penerima.

Pendataan Mendadak Berhasil, 4 Keluarga Penerima Bansos Mengundurkan Diri!

Upaya masif Dinsos ini tidak sia-sia. Dari total delapan penerima Bansos yang tim datangi rumahnya, empat keluarga penerima ternyata secara mengejutkan menyatakan pengunduran diri dari daftar penerima bantuan.

Mereka mengambil keputusan krusial ini segera setelah tim Dinsos menyambangi dan memverifikasi langsung kondisi rumah mereka. Sebagai hasilnya, langkah Dinsos membersihkan data penerima bantuan menunjukkan hasil yang cepat dan signifikan.

Helmi Johan, Kepala Dinas Sosial, membenarkan kejadian ini. “Kami mendatangi langsung delapan penerima di Kelurahan Tangsi Baru, Kecamatan Kabawetan. Dari delapan penerima, empat menyatakan mundur dari daftar penerima bansos,” tutur Helmi Johan.

Helmi menegaskan, secara kasat mata, kondisi tempat tinggal atau rumah empat keluarga yang mengundurkan diri tersebut memang sudah sepatutnya membuat mereka sadar. Dengan kata lain, rumah mereka menunjukkan kondisi ekonomi yang jauh lebih baik daripada kriteria keluarga miskin yang seharusnya menerima bantuan.

Pengakuan Mengejutkan Penerima yang Mundur, “Kita Melihat Sekitar Kita Sendiri Masih Ada yang Lebih Layak!”

Salah satu penerima Bansos yang secara sukarela mengundurkan diri, Encok Ependi, memberikan alasan yang sangat menyentuh hati.

Ia menunjukkan kesadaran sosial yang tinggi. “Kita melihat sekitar kita sendiri masih ada yang lebih layak,” ujar Ependi singkat. Tentu saja, pengakuan ini menampar keras pihak-pihak lain yang mungkin masih menerima bantuan tanpa merasa malu.

Tidak bekerja sendirian, Kepala Dinas Sosial memimpin tim gabungan dalam operasi ini. Tim Dinsos mendapat dukungan penuh dari Camat Kabawetan, Lurah Tangsi Baru, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Jelas terlihat, sinergi antara berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan Dinsos Kepahiang menanggulangi masalah ketidaklayakan penerima Bansos.

Meskipun empat keluarga menunjukkan kesadaran mulia dengan mengundurkan diri, kasus Bansos di Kepahiang secara umum masih menyoroti masalah pelik. Kasus ini kembali memperlihatkan minimnya kesadaran masyarakat dalam menilai keadaan ekonomi di lingkungan sekitar.

Oleh sebab itu, pendataan dan verifikasi ketat secara berkala perlu Dinsos lakukan guna memastikan bantuan sosial tepat sasaran, sehingga bantuan benar-benar menjangkau mereka yang paling membutuhkan.

 

(Ikuti grup Facebook Jepretnews untuk informasi terkini!)