• Rab. Jun 24th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Hancur Hati! Hanya Bermodal Rp10 Ribu Sehari, Siswi SMA di Kepahiang Ini Rela Menahan Lapar Demi Cita-Cita!

Byadmin_jepretnews

Nov 20, 2025

Jepretnews.com – Perjuangan Sunyi Setepani: Menggenggam Asa di Tengah Keterbatasan. Di tengah hiruk pikuk persiapan generasi muda menyongsong masa depan, kisah pilu namun menginspirasi datang dari seorang siswi Sekolah Menengah Atas (SMA). 20 November 2025.

Setepani, nama gadis tangguh, saat ini menjalani kehidupan menuntut ilmu dengan kondisi ekonomi yang amat terbatas. Ia tinggal bersama sang nenek lansia Ratna Suri di Desa Kutorejo, Kecamatan Kepahiang, sebuah situasi yang menuntutnya untuk berjuang lebih keras dari kebanyakan teman sebayanya.

Beberapa waktu lalu, Setepani dengan terbuka menceritakan kondisi hariannya kepada awak media, memberikan gambaran jelas mengenai perjuangan sunyi yang ia hadapi.

Sungguh memilukan, ia bersekolah di SMA N 1 Kepahiang, salah satu sekolah favorit di wilayah tersebut, namun harus menghadapi kenyataan pahit setiap pagi.

Setepani mengungkapkan, dana yang ia miliki untuk menunjang aktivitas sekolah sehari-hari hanyalah Rp10.000, yang ia alokasikan secara ketat.

“Kadang belanja kadang tidak, kadang pas-pasan ongkos aja sepuluh ribu,” ujar Setepani dengan nada sendu yang tidak bisa ia sembunyikan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa seluruh uang tersebut harus ia bagi untuk biaya transportasi. Lima ribu rupiah untuk ongkos berangkat ke sekolah, dan lima ribu rupiah sisanya ia gunakan untuk ongkos pulang.

Ironisnya, untuk memenuhi kebutuhan sekolah tak terduga, seperti membeli alat tulis atau keperluan mendadak lainnya, Setepani harus mengambil dari uang saku yang pas-pasan itu.

“Dari duit jajan tula (saja),” ucap Setepani dengan suara sedikit bergetar, memperlihatkan betapa sulitnya ia mengatur pengeluaran harian tersebut.

Kondisi ini tentu saja memaksa Setepani sering menahan lapar atau mengabaikan keinginannya untuk jajan seperti remaja pada umumnya.

Meski didera kesulitan ekonomi yang mencekik, Setepani menegaskan bahwa ia tidak pernah sekalipun kehilangan semangat belajar.

Justru sebaliknya, keterbatasan ini semakin memacu semangatnya untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Setepani memiliki motivasi yang luar biasa besar, ia tahu bahwa pendidikan adalah satu-satunya jalan untuk mengubah nasibnya dan nasib keluarganya.

“Biar bisa kerja seperti orang-orang, cari kerja dan membahagiakan orang tua,” itulah harapan mulia yang Setepani pegang teguh.

Kisah tentang kegigihan dan semangat Setepani ini jelas telah menyentuh hati banyak pihak. Oleh karena itu, cerita ini telah mengetuk hati seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga dermawan lokal.

Untuk bergerak cepat membantu masyarakat yang belum beruntung, khususnya Setepani dan siswa-siswi lain dengan latar belakang serupa.

Kita berharap uluran tangan akan segera datang, memastikan bahwa semangat Setepani tidak pernah padam dan ia bisa meraih cita-citanya.

Jangan sampai ketinggalan! Segera ikuti grup Facebook Jepretnews untuk informasi terkini dan kisah-kisah inspiratif lainnya!