• Rab. Jul 29th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Bahaya Nyata! Remaja Kepahiang ‘Los Kontrol’ Diterjang Badai Gadget, Pejabat Buka Suara soal Lonjakan Pergaulan Bebas!

Byadmin_jepretnews

Des 5, 2025

Jepretnews.com – Gawai Mengubah Otak: Linda soroti pergeseran cara berpikir remaja. Kemajuan teknologi yang kian pesat dan canggih kini memunculkan kekhawatiran serius di Kabupaten Kepahiang.

Kalangan remaja di wilayah Kepahiang dilaporkan cenderung kehilangan kendali diri seiring dengan maraknya penggunaan gawai.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPKB P3A) Kepahiang, Linda Rospita, S.H., M.H., menyampaikan isu krusial ini kepada pewarta Jepretnews.com.

Dalam sebuah pertemuan di ruang kerjanya pada Jumat (6/12/2025), Linda mengungkapkan bahwa penetrasi gawai secara masif telah mengubah pola pikir anak-anak remaja secara signifikan.

Ia melihat adanya perubahan drastis dalam cara pandang dan perilaku generasi muda, sebuah fenomena yang perlu mendapat perhatian segera dari seluruh pihak.

Perkembangan digitalisasi yang begitu cepat ternyata tidak selalu membawa dampak positif. Faktanya, kemudahan akses informasi yang ditawarkan gawai menjadi celah besar yang dimanfaatkan secara keliru oleh para remaja.

Oleh karena itu, fokus utama saat ini adalah mitigasi resiko dan penguatan ketahanan keluarga di tengah gelombang digital.

Secara spesifik, Linda Rospita menyoroti dampak negatif paling mengkhawatirkan. Ia menegaskan, akses tanpa batas terhadap konten di gawai secara langsung memicu lonjakan pergaulan bebas di kalangan remaja Kepahiang.

“Dampak negatif dari kemajuan gawai secara nyata meningkatkan dugaan kasus pergaulan bebas di kalangan anak-anak remaja di Kabupaten Kepahiang,” terang Linda dengan nada penuh kekecewaan.

Maka dari itu, ia menggarisbawahi pentingnya tanggung jawab bersama dalam menjaga moralitas generasi penerus bangsa.

Menyikapi kondisi darurat ini, Linda Rospita kemudian melancarkan imbauan tegas kepada seluruh orang tua di Kepahiang. Ia meminta mereka untuk segera mengambil peran aktif dan bertindak cepat dalam mengawasi penggunaan gawai oleh anak-anak mereka.

Linda menekankan bahwa pengawasan orang tua tidak boleh lagi bersifat pasif. Justru sebaliknya, orang tua harus selalu melakukan kontrol ketat terhadap semua konten yang diakses oleh anak-anak mereka. Ini merupakan langkah preventif utama untuk membendung pengaruh negatif dari dunia maya.

“Kepada orang tua, Anda semua wajib selalu mengontrol terhadap konten-konten yang anak-anak tonton. Selain itu, Anda perlu memberikan pengarahan mendalam serta meningkatkan kualitas pola asuh yang baik,” tutur Linda, memberikan panduan praktis.

Ia percaya bahwa komunikasi terbuka dan edukasi yang konsisten menjadi kunci utama keberhasilan pengawasan.

Dengan demikian, kemajuan digitalisasi ini membawa dua sisi mata uang, potensi positif dan dampak negatif.

Oleh karena itu, Linda Rospita menutup pernyataannya dengan seruan universal. Bersikap bijaklah dalam bersosial media dan pastikan gawai menjadi alat untuk kemajuan, bukan kemunduran moral.

Jangan sampai ketinggalan! Segera ikuti grup Facebook Jepretnews untuk informasi terkini dan kisah-kisah inspiratif lainnya!