• Rab. Jun 24th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Gaya Hidup Hedon ASN Kena SIKAT! Bupati Kepahiang Turun Tangan, Ancam Pejabat Mangkir Kerja dan Istri Ikut Disorot! 

Byadmin_jepretnews

Des 8, 2025

Jepretnews.com – Peringatan tegas Bupati: Stop Flexing, ASN wajib jadi teladan! Senin (8/12/2025) menjadi hari yang sibuk di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepahiang.

Bupati H. Zurdi Nata, S.IP, memimpin langsung apel gabungan yang dihadiri lengkap oleh seluruh jajaran pimpinan daerah, mulai dari Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Sekolah, hingga Kepala Puskesmas se-Kabupaten Kepahiang.

Apel ini, yang berlangsung di halaman Kantor Bupati, turut didampingi oleh Wakil Bupati Ir. Abdul Hafizh, M.Si, para asisten Setda, dan staf ahli.

Dalam arahannya yang tegas, Bupati Zurdi Nata menyampaikan fokus utama pemerintah daerah saat ini, disiplin dan etika moral Aparatur Sipil Negara (ASN).

Beliau secara gamblang menginstruksikan para Kepala OPD untuk segera menegakkan aturan, khususnya terkait penggunaan media sosial oleh stafnya.

Bupati menekankan bahwa ASN merupakan wajah dan cerminan Pemerintah Daerah, yang secara mutlak harus menjadi contoh positif bagi masyarakat luas.

Oleh karena itu, ia secara keras memperingatkan agar ASN segera menghentikan praktik gaya hidup hedon atau pamer kemewahan (flexing) di platform digital.

“Bukan hanya pejabat ASN saja, tetapi istrinya juga jangan ikut flexing di media sosial. Bijaklah menggunakan media sosial karena ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat,” tegas Bupati, menyentuh isu yang belakangan sering memicu sorotan publik. Di lansir dari kominfo.

Selain itu, Bupati juga menggunakan kesempatan apel ini untuk menyampaikan kabar duka dan semangat solidaritas kemanusiaan.

Saat ini, saudara-saudara di tiga provinsi — Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh — tengah mengalami musibah bencana alam yang menyedihkan.

Pemerintah Kabupaten Kepahiang, melalui inisiatif cepat, telah berhasil menghimpun donasi fantastis sebesar Rp300 juta.

Sebagai tindak lanjut, dana tersebut akan segera disalurkan. Bupati menyatakan bahwa donasi yang terkumpul dari OPD dan masyarakat ini akan didistribusikan secara kolektif.

Pemerintah Kabupaten Kepahiang akan bergabung dengan kabupaten/kota lain melalui Pemerintah Provinsi Bengkulu guna memastikan bantuan tersalurkan secara terkoordinasi dan tepat sasaran.

Dengan demikian, Kabupaten Kepahiang menunjukkan komitmen kuatnya terhadap persaudaraan dan gotong royong nasional.

Di sisi lain, Wakil Bupati Ir. Abdul Hafizh, M.Si memberikan penekanan khusus pada isu kinerja dan pengawasan internal.

Wabup Hafizh meyakinkan seluruh ASN bahwa Pemerintah Daerah telah mengambil keputusan penting, tidak akan ada pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pada tahun anggaran 2026. Namun demikian, kebaikan ini datang dengan syarat yang sangat ketat.

Wabup Hafizh meminta semua Kepala OPD untuk segera memperkuat fungsi pengawasan di bawah kendali masing-masing instansi. Ia tidak mentolerir adanya ASN yang bermalas-malasan atau mangkir kerja. Bahkan, ia mengeluarkan ancaman keras.

“Tidak ada lagi kepala OPD yang memberi dispensasi kepada ASN yang malas. Jika masih terjadi, TPP kepala OPD yang akan kita potong,” tegas Wabup, menunjukkan bahwa tanggung jawab pengawasan berada di pundak pimpinan tertinggi instansi.

Selanjutnya, Wabup juga mengingatkan para pejabat untuk mempersiapkan diri menghadapi proses audit.

Tim auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Bengkulu telah memulai pemeriksaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepahiang.

Oleh sebab itu, seluruh OPD harus bersikap proaktif.

Para pimpinan instansi diwajibkan menyiapkan semua laporan dan dokumen yang diminta, termasuk Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dan laporan keuangan lainnya, secara cepat dan akurat.

Tujuan utamanya adalah memastikan kelancaran proses pemeriksaan. Sebagai penutup, Wabup Hafizh mengungkapkan harapan besar Pemerintah Kabupaten Kepahiang.

Ia berharap bahwa proaktivitas ini akan membuahkan hasil positif, yaitu peningkatan opini penilaian dari BPK pada tahun depan. Jelaslah, semua pimpinan dituntut bekerja keras untuk mencapai kinerja yang lebih baik dan tata kelola keuangan yang transparan.

 

Jangan sampai ketinggalan! Segera ikuti grup Facebook Jepretnews untuk informasi terkini dan kisah-kisah inspiratif lainnya!