Jepretnews.com – Semangat membara menyelimuti Kantor Bupati Kepahiang pada Kamis (11/12/2025) pagi.
Sebanyak 318 peserta terbaik Gerakan Pramuka Kabupaten Kepahiang resmi dilepas keberangkatannya menuju ajang Jambore Daerah (Jamda) Pramuka Provinsi Bengkulu yang tahun ini berlokasi di Kabupaten Kaur.
Sebuah momen bersejarah ini menandai penugasan para duta muda untuk membawa nama baik daerah di kancah provinsi.
Pelepasan akbar yang dimulai tepat pukul 08.30 WIB di Halaman Kantor Bupati ini dipimpin langsung oleh orang nomor satu di Kepahiang, Bupati H. Zurdi Nata, S.IP.
Dalam suasana khidmat bercampur antusiasme, ratusan anggota Pramuka ini berbaris rapi menerima wejangan terakhir sebelum bertolak ke lokasi Jamda. Kehadiran tokoh-tokoh penting turut menambah bobot acara pelepasan tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepahiang, Dr. Nining Fawely Pasju, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kepahiang, Ny. Emi Nurhayati, tampak memberikan dukungan penuh kepada para peserta.
Bupati Zurdi Nata secara tegas menyampaikan bahwa 318 peserta ini bukanlah sembarang individu. Mereka merupakan perwakilan terpilih yang telah melalui proses seleksi ketat. Dengan demikian, tanggung jawab yang mereka emban di Jambore sungguh besar, yakni menjadi “Duta Kebanggaan” Kabupaten Kepahiang.
Bupati dalam arahannya menekankan pentingnya memanfaatkan setiap detik waktu selama Jambore berlangsung. Beliau secara lugas berpesan agar peserta menjadikan kegiatan ini sebagai wadah pengembangan diri yang optimal.
“Kalian memegang kesempatan emas untuk mengembangkan diri, melatih kreativitas, dan menumbuhkan kemandirian yang sangat berharga,” ujar Bupati dengan nada yang menggugah.
Lebih lanjut, Bupati Zurdi Nata juga menegaskan fungsi Jambore sebagai ruang vital untuk menjalin persaudaraan.
“Jambore juga berperan sebagai ruang bersilaturahmi dengan peserta dari daerah lain. Manfaatkan kesempatan ini untuk bertukar pengetahuan dan mengikuti seluruh kegiatan dengan optimal,” tambahnya.
Beliau mendorong para anggota Pramuka untuk aktif, proaktif, dan selalu ingin tahu selama mengikuti rangkaian acara.
Tidak hanya fokus pada prestasi, Bupati juga menyentil soal etika dan kesehatan. Kontingen yang berangkat ini, lanjutnya, tidak hanya membawa nama baik daerah saja, tetapi juga mengangkat martabat Gerakan Pramuka secara keseluruhan. Oleh karena itu, peserta wajib menjaga perilaku dan menampilkan adab yang baik sepanjang kegiatan.
“Saya berpesan agar kalian menjaga nama baik daerah dan keluarga dengan penuh tanggung jawab. Selain itu, tetap jaga kesehatan selama mengikuti rangkaian kegiatan yang padat ini,” pungkasnya, memberikan penekanan serius.
Sebagai penutup seremonial, pelepasan kontingen secara simbolis ditandai dengan penyerahan bendera pataka Pramuka dari Bupati kepada perwakilan peserta.
Kontingen Kepahiang akan mengikuti seluruh rangkaian Jambore Daerah Pramuka Provinsi Bengkulu, yang dijadwalkan akan dihelat mulai 13 hingga 18 Desember 2025 di lokasi utama Kecamatan Kaur Selatan. Seluruh warga Kepahiang kini menaruh harapan besar di pundak 318 duta muda ini.
Jangan sampai ketinggalan! Segera ikuti grup Facebook Jepretnews untuk informasi terkini dan kisah-kisah inspiratif lainnya!
