Jepretnews.com – Pemerintah Kabupaten Kepahiang menunjukkan keseriusannya dalam memburu prestasi di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXVII Tingkat Provinsi Bengkulu.
Sebanyak 10 peserta kafilah resmi diberangkatkan menuju Kabupaten Seluma dalam seremoni pelepasan yang digelar di halaman Kantor Bupati Kepahiang, Senin (11/5).
Keberangkatan para peserta langsung dilepas oleh Zurdi Nata yang hadir bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kepahiang Dr. Hartono, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepahiang Imam Ghazali, serta para asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Kepahiang.
Suasana pelepasan berlangsung penuh optimisme. Pemerintah daerah berharap para peserta tidak hanya hadir sebagai pelengkap, tetapi benar-benar mampu membawa nama Kabupaten Kepahiang bersaing di level Provinsi Bengkulu.
Dalam sambutannya, Bupati Zurdi Nata menegaskan bahwa seluruh peserta harus tampil maksimal dan menjaga sportivitas selama perlombaan berlangsung.
“Saya berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal, profesional, dan sportif. Semoga mampu meraih prestasi terbaik serta mengharumkan nama Kabupaten Kepahiang di tingkat Provinsi Bengkulu,” kata Bupati.
Pernyataan tersebut menjadi dorongan moral bagi para peserta. Sebab, MTQ tingkat provinsi dikenal sebagai ajang bergengsi yang mempertemukan peserta terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu.
Selain itu, Bupati juga memastikan bahwa seluruh peserta telah menjalani pembinaan dan pelatihan intensif sebelum diberangkatkan. Persiapan itu dilakukan agar para kafilah mampu tampil lebih matang dan percaya diri saat menghadapi persaingan ketat di arena MTQ.
Di sisi lain, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kepahiang, Suryadi, mengungkapkan bahwa peserta yang dikirim tahun ini akan mengikuti berbagai cabang perlombaan, mulai dari tilawah, hafalan Al-Qur’an, hingga hiasan mushaf.
Namun, perhatian publik juga tertuju pada keikutsertaan dua peserta dari kalangan penyandang disabilitas. Kehadiran mereka dinilai menjadi bukti bahwa semangat untuk berprestasi dan mendalami Al-Qur’an tidak mengenal keterbatasan.
Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen Kabupaten Kepahiang dalam membuka ruang yang setara bagi seluruh masyarakat untuk berkembang di bidang keagamaan.
MTQ Tingkat Provinsi Bengkulu selama ini bukan hanya menjadi perlombaan membaca Al-Qur’an. Ajang tahunan tersebut juga menjadi arena pembuktian kualitas pembinaan keagamaan dari setiap daerah.
Karena itu, setiap kabupaten dan kota dipastikan mengirimkan peserta terbaik demi merebut prestasi dan mengangkat nama daerah masing-masing. Selain sebagai kompetisi, MTQ juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antardaerah sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
Tahun ini, Kabupaten Seluma dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ XXXVII Tingkat Provinsi Bengkulu. Pemerintah daerah setempat pun telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari penyediaan arena perlombaan hingga fasilitas penginapan bagi peserta dan official dari seluruh daerah di Provinsi Bengkulu.
Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.
