Jepretnews.com – Pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang, Provinsi Bengkulu, kali ini bukan sekadar seremoni pergantian maupun pengukuhan jabatan. Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP., justru menyampaikan pesan tegas yang patut menjadi perhatian seluruh pejabat, terutama mereka yang merasa memiliki kekuasaan dan kedekatan dengan penguasa.
Dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang berlangsung pada Minggu (25/10/2026), sekitar pukul 14.00 WIB, Zurdi Nata secara terbuka mengingatkan tiga hal yang berpotensi menjerumuskan seorang pejabat, yakni kekuasaan, harta, dan kedekatan dengan penguasa.
Peringatan tersebut menjadi sorotan di tengah pelantikan Dr. Hartono, S.Pd., S.H., M.Pd., M.H., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang.
Tak hanya itu, Bupati juga menekankan bahwa jabatan bukanlah alat untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan amanah yang harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam agenda tersebut, Bupati Kepahiang secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Dr. Hartono sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kepahiang. Pelantikan ini berlangsung setelah tim independen melakukan evaluasi kinerja terhadap pejabat yang bersangkutan beberapa waktu sebelumnya.
Dengan demikian, Hartono kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban jabatan strategis sebagai pejabat tertinggi dalam struktur aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kepahiang.
Sebagai Sekda, Hartono memiliki tanggung jawab besar dalam mengoordinasikan organisasi perangkat daerah (OPD), memperkuat disiplin birokrasi, serta memastikan program pembangunan pemerintah daerah berjalan secara efektif.
Selain itu, publik tentu menaruh harapan agar pelantikan tersebut mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan masyarakat, bukan sekadar mempertahankan posisi jabatan.
Menariknya, pelantikan kali ini juga membawa perubahan dalam struktur organisasi pemerintahan daerah. Bupati Kepahiang turut melantik M. Salihin, M.Si., yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kepahiang, bersama jajaran terkait.
Perubahan nomenklatur tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 7 Tahun 2023. Selain itu, pemerintah daerah juga mendasarkan penyesuaian kelembagaan tersebut pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Kepahiang.
Melalui perubahan tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat perencanaan pembangunan sekaligus mengintegrasikan kegiatan riset dan inovasi dalam penyusunan kebijakan daerah.
Namun, perhatian utama dalam pelantikan tersebut justru tertuju pada pesan Bupati Zurdi Nata kepada seluruh pejabat yang hadir. Dalam sambutannya, Bupati meminta para pejabat kembali meluruskan niat dan menjadikan pelayanan masyarakat sebagai tujuan utama dalam menjalankan amanah jabatan.
Menurutnya, seluruh pejabat harus menunjukkan peningkatan kinerja, baik mereka yang mengikuti pelantikan maupun pejabat yang tetap menduduki jabatan sebelumnya.
“Disamping itu juga, peningkatan kinerja juga harus menjadi priorotas pejabat baik yang dilantik, maupun yang tidak dilantik,” ujar Bupati.
Lebih jauh, Zurdi Nata mengingatkan bahwa terdapat tiga hal yang dapat mengubah sikap dan perilaku seseorang ketika memegang jabatan. Ketiganya meliputi kekuasaan, harta, dan kedekatan dengan penguasa.
Bupati menegaskan bahwa setiap pejabat harus menyadari sifat sementara dari kekuasaan. Oleh karena itu, pejabat tidak boleh menjadikan kewenangan sebagai alasan untuk bertindak sewenang-wenang.
Begitu pula dengan harta. Bupati mengingatkan bahwa keinginan mengejar kekayaan dapat membawa seseorang pada tindakan yang merugikan diri sendiri apabila tidak mampu mengendalikan diri.
Tak berhenti pada persoalan kekuasaan dan harta, Zurdi Nata juga menyinggung perilaku orang-orang yang merasa memiliki kedekatan dengan pejabat atau penguasa. Menurutnya, kedekatan tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi siapa pun untuk bertindak sesuka hati, terlebih apabila tindakan itu bertentangan dengan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.
“Kemudian, Dekat dengan Penguasa. Jangan mentang mentang dekat dengan pejabat kita bisa seenaknya. Jadi hati hatilah dengan 3 hal tersebut,” tambah Bupati.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran birokrasi Kabupaten Kepahiang agar tetap menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, dan etika dalam menjalankan tugas.
Terlebih, masyarakat membutuhkan aparatur pemerintahan yang mampu bekerja secara objektif tanpa mengutamakan kepentingan pribadi maupun kedekatan dengan pihak tertentu. Karena itu, pelantikan pejabat seharusnya tidak hanya menjadi momentum penegasan jabatan, tetapi juga menjadi titik awal evaluasi terhadap kualitas pelayanan publik.
Menjelang akhir sambutannya, Zurdi Nata kembali memberikan motivasi kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia berharap seluruh pejabat mampu menunjukkan dedikasi, loyalitas terhadap tugas pemerintahan, serta komitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Kepahiang.
“Saya ucapkan semangat bekerja, dedikasikan diri untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat,” pungkas Bupati.
Sementara itu, pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kepahiang, Ir. H. Abdul Hafizh, M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang, Gregory Dayefiando, S.E., M.Sc., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala OPD, serta Ketua TP-PKK Kabupaten Kepahiang, Emi Nurhayati.
Kini, setelah pelantikan berlangsung, masyarakat tentu menunggu langkah nyata para pejabat dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sebab, ukuran keberhasilan seorang pejabat bukan terletak pada seberapa tinggi jabatan yang ia duduki atau seberapa dekat dirinya dengan penguasa, melainkan pada seberapa besar manfaat yang mampu ia berikan kepada masyarakat Kabupaten Kepahiang.
Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.
