Jepretnews.com – Pencarian seorang pelajar yang hilang selama dua hari di sekitar Danau Telaga Hijau, Kabupaten Kepahiang, berakhir duka. Tim gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (13/9/2026) sore.
Petugas menemukan jenazah sekitar pukul 15.30 WIB, setelah sebelumnya menemukan sandal milik korban di sekitar lokasi danau. Temuan tersebut menjadi petunjuk penting yang mengarahkan tim pencarian ke kawasan perairan tersebut.
Kabar penemuan ini sekaligus mengakhiri pencarian yang melibatkan kepolisian, BPBD Kabupaten Kepahiang, dan Basarnas Bengkulu. Namun, di tengah kabar duka itu, polisi masih berupaya mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Sejak menerima laporan kehilangan, kepolisian melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan keberadaan korban. Petugas memeriksa tempat berkumpul awal korban, kawasan samping bukit, jembatan, hingga beberapa tempat nongkrong.
Selama dua hari, petugas mengumpulkan informasi dan mempersempit area pencarian. Kemudian, pada Minggu pagi, petugas menemukan sandal milik korban di sekitar Danau Telaga Hijau.
Temuan itu menjadi titik penting dalam pencarian. Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kepahiang dan Basarnas Bengkulu untuk melakukan pencarian di sekitar danau.
Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Iptu Bintang Yudha Gama, S.Trk., S.I.K., membenarkan penemuan korban saat memberikan keterangan di lokasi.
“Sementara ini kami sampaikan laporan kehilangan yang telah kami terima, alhamdulillah sudah ditemukan di sekitaran danau,” ujar Kasat Reskrim.
Bintang menjelaskan, petugas telah melakukan pencarian sejak dua hari sebelumnya. Setelah menemukan sandal korban, tim langsung memperkuat koordinasi untuk menelusuri kemungkinan keberadaan korban di dalam danau.
“Sejak dua hari lalu kami sudah mencari tahu, mencari info dan akhirnya tadi pagi mengerucut saat kami menemukan sendal daripada anak yang hilang ini di sekitaran danau. Sejak saat itu juga kami langsung menghubungi BPBD dan Basarnas untuk bekerja sama mencari apabila misal ada mayat di dalam danau tersebut dan alhamdulillah ditemukan,” jelasnya.
Petugas menemukan korban sekitar pukul 15.30 WIB. Sementara itu, keterangan Kasat Reskrim di lokasi berlangsung sekitar pukul 15.40 WIB.
Meskipun tim gabungan telah menemukan korban, pihak kepolisian belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab kematian pelajar tersebut. Saat ini, jenazah korban menjalani pemeriksaan visum di rumah sakit. Selanjutnya, pihak terkait merencanakan autopsi di RS Bhayangkara untuk membantu mengungkap kondisi dan penyebab kematian secara medis.
Polisi juga masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan. Karena itu, pihak kepolisian belum menetapkan kesimpulan mengenai penyebab kematian hanya berdasarkan kondisi yang terlihat.
“Untuk kesimpulannya kami sedang melakukan penyelidikan dan pendalaman. Nantinya hasil keterangan dari dokter akan kami sampaikan. Untuk secara kasat mata sendiri nanti bisa diminta keterangan dari dokter,” tutupnya.
Selanjutnya, hasil visum dan pemeriksaan dokter akan menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan. Pihak kepolisian akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah memperoleh keterangan medis yang diperlukan.
Hingga berita ini diterbitkan, polisi belum mengungkap identitas lengkap korban maupun kronologi terakhir sebelum pelajar tersebut hilang. Aparat juga masih mendalami seluruh informasi yang berkaitan dengan penemuan korban di Danau Telaga Hijau.
Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.
