Jepretnews.com – Pencarian Rafa Saputra (15), remaja yang sempat hilang di kawasan perkebunan Desa Gunung Agung, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, akhirnya membuahkan hasil. Setelah dua hari menanti kepastian, warga berhasil menemukan Rafa pada Selasa pagi (29/9/2026).
Kabar penemuan ini membawa kelegaan bagi keluarga dan warga yang sejak awal terus melakukan pencarian. Rafa sebelumnya dilaporkan hilang pada Minggu (27/9/2026) saat melakukan aktivitas berburu di kawasan perkebunan tersebut.
Warga setempat menemukan Rafa setelah melanjutkan penyisiran sejak Senin malam. Saat menemukan remaja tersebut, warga mendapati Rafa dalam kondisi selamat dan sehat.
Meski demikian, Rafa sempat terlihat kebingungan atau linglung. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan kelelahan setelah ia menghabiskan waktu cukup lama di kawasan perkebunan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepahiang, Hendra, S.Sos., membenarkan kabar penemuan tersebut.
“Iya, alhamdulillah remaja yang hilang saat berburu sudah ditemukan dalam kondisi selamat, tak jauh dari lokasi tempat ia berburu,” kata Kalak BPBD Hendra.
Rafa Saputra sebelumnya dilaporkan hilang ketika melakukan aktivitas berburu di kawasan perkebunan Desa Gunung Agung, Kecamatan Bermani Ilir. Setelah mengetahui Rafa belum kembali, keluarga dan warga setempat melakukan pencarian untuk mengetahui keberadaan remaja tersebut.
Namun, upaya pencarian belum membuahkan hasil hingga Senin malam. Warga kemudian melanjutkan penyisiran di sekitar kawasan perkebunan dengan harapan segera menemukan Rafa.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada Selasa pagi. Warga menemukan Rafa di lokasi yang tidak jauh dari tempat ia berburu. Penemuan ini sekaligus mengakhiri penantian keluarga yang terus berharap Rafa segera kembali dalam keadaan selamat.
Saat warga menemukan Rafa, remaja berusia 15 tahun itu berada dalam kondisi selamat dan sehat. Meski begitu, warga melihat Rafa sempat mengalami kebingungan atau linglung. Kondisi tersebut muncul setelah ia berada cukup lama di kawasan perkebunan.
Kelelahan diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi Rafa saat ditemukan. Namun, informasi mengenai pemeriksaan medis atau kondisi kesehatannya secara lebih terperinci belum tersedia.
Kabar penemuan Rafa pun membawa kelegaan bagi keluarga dan masyarakat yang ikut memantau perkembangan pencarian sejak ia dilaporkan hilang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepahiang, Hendra, S.Sos., memastikan bahwa warga telah menemukan Rafa dalam keadaan selamat. Ia juga menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan pencarian yang melibatkan warga setempat dan tim SAR gabungan.
Pernyataan Hendra memperkuat kabar bahwa pencarian remaja yang hilang saat berburu tersebut telah berakhir setelah warga menemukannya di sekitar lokasi aktivitas berburu.
Setelah menemukan Rafa dalam keadaan selamat, tim SAR gabungan bersama warga setempat resmi menghentikan operasi pencarian. Selanjutnya, petugas mengembalikan Rafa kepada pihak keluarga agar ia mendapatkan pendampingan dan pemulihan setelah mengalami peristiwa tersebut.
Keberhasilan pencarian ini mengakhiri kecemasan keluarga dan warga yang selama dua hari menantikan kabar mengenai keberadaan Rafa. Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melakukan aktivitas di kawasan perkebunan, terutama bagi mereka yang menjelajahi wilayah jauh dari permukiman.
Dengan ditemukannya Rafa pada Selasa pagi (29/9/2026), pencarian remaja yang hilang saat berburu di Desa Gunung Agung, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, akhirnya berakhir dengan kabar menggembirakan.
Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.
