• Rab. Jun 24th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Shuniyya Ruhama: Transgender yang Menjadi Sorotan Publik sebagai Penceramah Agama

Byadmin_jepretnews

Jun 4, 2025

Jepretnews.com – Shuniyya Ruhama, seorang transgender atau waria, telah menjadi sorotan publik setelah videonya sebagai penceramah agama viral di media sosial.

Ia dikenal sebagai pengusaha batik dan lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Dilansir dari tribunnews.com Shuniyya Ruhama aktif menjadi penceramah dan memiliki banyak pengikut, namun juga menuai kritik dari sejumlah warganet yang mempertanyakan kelayakan dan kapasitasnya sebagai penceramah agama.

Shuniyya Ruhama adalah seorang pembatik asal Weleri, Kendal, Jawa Tengah. Ia lulusan Jurusan Sosiologi Fisipol Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada tahun 2004 dengan predikat cumlaude.

Shuniyya juga dikenal sebagai simpatisan Nahdlatul Ulama (NU) dan kerap mengunggah potret saat menghadiri Fatayat NU.

Fenomena Shuniyya Ruhama sebagai transgender yang menjadi penceramah agama memunculkan perdebatan publik mengenai batasan dakwah dan siapa saja yang pantas menyampaikan ajaran agama.

Sejumlah kalangan menyerukan agar masyarakat lebih selektif dalam memilih panutan keagamaan, terutama di era digital yang memungkinkan siapa pun menjadi figur publik.

Reaksi publik terhadap Shuniyya Ruhama sangat beragam. Beberapa orang mendukungnya sebagai penceramah agama, namun banyak juga yang mempertanyakan kelayakan dan kapasitasnya.

Beberapa komentar di akun Instagramnya yang sudah tidak aktif sejak 2023 menunjukkan reaksi publik yang beragam, dari yang mendukung hingga yang mengkritik keras.

“Wooyylah, tobat kalau berilmu jadi ustad bukan ustadzah kan ente laki.”

“kalau bener dia waria yg ga waras justru jama’ah nya yg mau jadi pengikutnya dia.”

“Astaghfirullah akhir zaman beneran ini mah udah sesat sesat.”

“Semoga kembali kembali ke Kodratnya ya kak, bukan menghakimi tapi saling mengingatkan.”

“Gue udah kehabisan kata-kata.. Cuma mau banyak2 mohon ampun sm Allah SWT.”

Shuniyya Ruhama sendiri telah menulis tentang kehidupannya sebagai waria dalam buku biografinya yang berjudul “Jangan Lepas Jilbabku! Catatan Harian Seorang Waria”.

Buku tersebut menceritakan kehidupannya sebagai seorang waria dan pengalaman-pengalamannya dalam menjalani hidup sebagai transgender.

Shuniyya juga membatik sendiri dengan menggunakan metode canting elektrik dan batik buatannya sudah diminati oleh pembeli dari luar negeri.

(Sumber foto : Lambeturah.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *