• Rab. Jul 29th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Menkes Arab Saudi Soroti Angka Kematian Jemaah Haji Indonesia, Ini Respons Pemerintah

Byadmin_jepretnews

Jun 4, 2025

Jepretnews.com – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa Menteri Kesehatan Arab Saudi, Fahad Al-Jalajel, menyoroti jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat di Tanah Suci. Dikutif dari Kompas.com Pemerintah Arab Saudi menyampaikan keprihatinan dan menanyakan sistem seleksi kesehatan sebelum keberangkatan serta jumlah dan distribusi tenaga medis yang disiapkan.

“Dokter Indonesia sebelumnya dibatasi ruang geraknya dalam memberikan perawatan di tenda atau klinik sendiri,” jelas Nasaruddin dalam keterangan pers, Selasa (3/5/2025).

Setelah diskusi dengan Kepala BPOM sekaligus anggota Amirul Hajj, Taruna Ikrar, otoritas Arab Saudi melonggarkan aturan yang membatasi dokter Indonesia dalam memberikan perawatan di tenda atau klinik sendiri.

Menteri Kesehatan Saudi akhirnya menyepakati bahwa dokter Indonesia dapat kembali memberikan layanan medis di klinik-klinik haji.

“Menteri Kesehatan Saudi akhirnya menyepakati bahwa dokter Indonesia dapat kembali memberikan layanan medis di klinik-klinik haji,” ucapnya.

Nasaruddin menilai bahwa keberadaan dokter-dokter Indonesia di Arab Saudi membuat jemaah lebih nyaman berobat. Banyak jemaah merasa lebih nyaman berobat di klinik Indonesia karena adanya kendala bahasa jika langsung ke rumah sakit Saudi.

Ini penting, karena banyak jemaah merasa lebih nyaman berobat di klinik Indonesia, apalagi ada kendala bahasa jika langsung ke rumah sakit Saudi,” jelasnya.

Nasaruddin menyambut baik sikap kooperatif Pemerintah Arab Saudi dan menyebutnya sebagai bentuk kerja sama yang produktif. Masukan-masukan dari otoritas Saudi menjadi bahan evaluasi penting bagi Indonesia dalam meningkatkan layanan haji ke depan.

“Kita harus terus introspeksi dan mengambil pelajaran dari tahun ini, agar penyelenggaraan haji Indonesia semakin baik di masa yang akan datang,” kata Nasaruddin.

Dengan demikian, pemerintah dapat terus meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji dan memastikan keselamatan serta kenyamanan mereka selama menjalankan ibadah haji.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *