Kepahiang, Jepretnews.com – Kepahiang, siap memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan melalui pengembangan komoditas kopi robusta. Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP, baru-baru ini menerima kunjungan resmi dari Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia yang diwakili oleh Tenaga Ahli Madya Brigjen TNI (Purn) Werdi Widodo.
Kunjungan tersebut difokuskan pada peninjauan langsung demplot percontohan kopi robusta di Kecamatan Ujan Mas sebagai bagian dari upaya penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Kepahiang. Bupati Zurdi Nata menyambut baik kunjungan tersebut dan memaparkan potensi utama Kepahiang terletak pada sektor pertanian, khususnya komoditas kopi robusta.
“Sebagian besar penduduk Kepahiang berprofesi sebagai petani kopi. Oleh karena itu, selama masa kepemimpinan saya, kami fokus menjalankan program-program peningkatan produksi kopi. Harapannya, ini akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati. Dilansir dari Kominfo Kepahiang.
“Kami sangat berharap kehadiran dari KSP RI ke Kepahiang ini dapat membawa perhatian khusus dari pemerintah pusat. Kami mohon dukungan untuk percepatan pembangunan sektor ketahanan pangan di daerah kami,” ucap Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan langkah-langkah pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan melalui program penanaman jagung yang telah melampaui target awal. “Kami sudah menanam jagung seluas 300 hektare dari target 900 hektare yang ditetapkan. Capaian ini bahkan telah melampaui program Polda Bengkulu yaitu 1 Desa 1 Hektare,” lapor Bupati.
Kunjungan KSP RI ke Kepahiang diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Kepahiang. Dengan adanya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pendapatan daerah.
“Kami berharap bahwa kunjungan ini dapat membawa perhatian khusus dari pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan sektor ketahanan pangan di daerah. Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat, kami berharap dapat meningkatkan produksi pangan dan meningkatkan pendapatan daerah,” ucap Bupati.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan juga turut serta dalam panen kopi robusta di area percontohan. Program demplot ini sendiri merupakan hasil kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Daerah Kepahiang sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu dan produktivitas kopi lokal, sekaligus memperkuat kemandirian pangan di wilayah tersebut.
Dengan demikian, Kabupaten Kepahiang siap menjadi sentra kopi dan ketahanan pangan di Indonesia. Dukungan dari pemerintah pusat dan kolaborasi dengan KSP RI diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Kepahiang.
