Kepahiang, Jepretnews.com — Suasana HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Lapangan Desa Sumber Sari, Kecamatan Kabawetan, bukan hanya dirayakan dengan upacara sakral, tetapi juga menjadi ladang rezeki dadakan bagi pedagang.
Ribuan warga Sengkuang yang tumpah ruah membanjiri lapangan membuat area ini berubah menjadi sentra perputaran ekonomi yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah dalam sehari.
Barisan lapak pedagang berjejer rapi, membentang dari simpang lapangan hingga ke depan Puskesmas Bukit Sari. Beragam dagangan, mulai dari jajanan ringan hingga ayam geprek, ludes diserbu warga yang antusias.
Ani, seorang pedagang ayam geprek, tak bisa menyembunyikan senyumnya. “Momen HUT ke-80 ini luar biasa! Masyarakat sangat antusias datang ke lapangan, dan kami para pedagang juga ikut merasakan euforianya,” ujarnya.
“Ini bukan cuma merayakan, tapi juga mengais rezeki. Semangat kemerdekaan itu menyatukan kita, baik dalam upacara maupun dalam berjuang untuk keluarga.” Tutup Ani dengan penuh semangat.
Berdasarkan pantaun pewarta Jepretnews.com juga menemukan fakta menarik. Para pedagang yang berjualan tidak hanya berasal dari Daerah Sengkuang.
Beberapa di antaranya bahkan datang dari kecamatan lain, bahkan dari Kecamatan Kepahiang, menunjukkan betapa besar daya tarik dan potensi ekonomi dari acara ini. Perayaan HUT RI kali ini benar-benar menjadi magnet yang menarik pelaku ekonomi dari berbagai daerah di Kepahiang.
