• Rab. Jul 29th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Mulus Tanpa Saingan! Ahmad Nedi Siap Rebut Kursi Panas Dewan Kepahiang dari Koruptor, Jalan Tol Menuju Gedung Putih Terbentang?

Byadmin_jepretnews

Des 3, 2025

Jepretnews.com – Lonceng perubahan telah berdentang di Kabupaten Kepahiang. Kabar gembira ini menyambut Ahmad Nedi, seorang kader Partai Golongan Karya (Golkar), setelah kursi dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) menjadi kosong secara dramatis.

Ia kini bersiap menduduki singgasana legislatif yang ditinggalkan oleh kader Golkar sebelumnya, yang kini telah ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang karena terlibat kasus skandal korupsi.

​Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Kabupaten Kepahiang, Ir. H Darmawansyah, ST, menyatakan bahwa partainya berupaya mempercepat proses Pengganti Antar Waktu (PAW).

Kepada wartawan pada Selasa (2/12/2025), Darmawansyah memperjelas bahwa percepatan ini merupakan keharusan mendesak.

​”Kami sebenarnya menginginkan percepatan. Percepatan ini tidak menunggu putusan inkracht (berkekuatan hukum tetap) di persidangan,” tandas Darmawansyah.

Pernyataan tegas ini menegaskan komitmen Golkar untuk segera mengembalikan representasi rakyat di dapil yang bersangkutan. Langkah proaktif ini bertujuan memastikan bahwa kekosongan politik tidak menghambat agenda pembangunan daerah.

Partai berlambang beringin ini ingin segera melanjutkan kerja-kerja politik yang sempat tertunda akibat skandal tersebut.

​Meskipun demikian, Darmawansyah menyebutkan bahwa proses PAW masih memerlukan sebuah dialog internal yang sensitif.

Dialog ini melibatkan Ahmad Nedi sebagai calon pengganti dengan anggota dewan yang sedang tersangkut masalah hukum. Pihak DPC Golkar berharap negosiasi ini segera menghasilkan kesepakatan.

“Mudah-mudahan ini nanti mencapai titik temu, sehingga terwujud percepatan,” ungkap Darmawansyah dengan nada optimistis.

Faktor yang membuat jalan Nedi terasa mulus adalah minimnya kompetitor. Ia melihat kesempatan emas untuk mewujudkan harapannya membangun Kabupaten Kepahiang tanpa hambatan politik yang berarti. Situasi ini muncul karena Darmawansyah mengonfirmasi bahwa DPC Golkar hanya mengusulkan satu nama tunggal.

​”Calonnya satu, hanya Ahmad Nedi yang kumisan,” tegasnya seraya mengakhiri penjelasan.

Dengan penetapan ini, Ahmad Nedi secara efektif menjadi kandidat tunggal dan terkuat. Kursi dewan ini menantang Nedi untuk membuktikan kapabilitas dan integritasnya di hadapan publik Kepahiang.

Ia harus menunjukkan bahwa kehadirannya akan membawa perubahan positif, khususnya bagi daerah pemilihan yang ia wakilkan.

Publik menantikan apakah Nedi mampu menjaga amanah rakyat yang sangat berharga ini, terutama setelah kursi tersebut tercoreng oleh kasus korupsi.

Kinerja Nedi akan menjadi penentu apakah Partai Golkar berhasil merehabilitasi citranya pasca-skandal yang mengguncang kredibilitas politik lokal. Masyarakat Kepahiang kini menunggu aksi nyata dari sang penerus.

Jangan sampai ketinggalan! Segera ikuti grup Facebook Jepretnews untuk informasi terkini dan kisah-kisah inspiratif lainnya!