• Rab. Jun 24th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Gebrakan Besar di Kepahiang! Bupati Zurdi Nata Siapkan Operasi Senyap Amankan Nataru dan Pilkades 2026

Byadmin_jepretnews

Des 17, 2025

Jepretnews.com  – Pemerintah Kabupaten Kepahiang bergerak cepat mengambil langkah seribu demi menjamin ketenangan masyarakat menjelang akhir tahun.

Pada Rabu (17/12/2025), Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP, memimpin langsung rapat besar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Command Center Kepahiang.

Pertemuan krusial ini tidak hanya membahas euforia pergantian tahun, tetapi juga menyusun strategi matang untuk pesta demokrasi desa mendatang.

Bupati Zurdi Nata menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin kecolongan dalam menghadapi momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Beliau menginstruksikan seluruh jajaran untuk menyamakan persepsi dan merumuskan langkah taktis dalam melindungi warga.

Fokus utama pemerintah mencakup kesiapan transportasi, stabilitas harga bahan pokok, hingga optimalisasi pelayanan publik di titik-titik keramaian.

“Rapat ini bertujuan memastikan kesiapan pengamanan, pelayanan publik, transportasi, serta ketersediaan kebutuhan pokok. Selain itu, kita juga mengantisipasi potensi kerawanan keamanan, sosial, dan bencana, serta menetapkan rencana operasi terpadu dalam menghadapi momen Nataru,” kata Zurdi Nata. Dilansir dari Diskominfo.

Selain masalah logistik, Bupati memberikan perhatian khusus pada ancaman keamanan dan potensi konflik sosial.

Pihak pemerintah daerah juga merancang operasi terpadu guna memastikan masyarakat dapat merayakan momen akhir tahun dengan rasa aman.

Melalui koordinasi ini, Bupati berharap semua elemen Forkopimda memberikan masukan terbaik guna menyempurnakan rencana aksi di lapangan.

Sadar akan posisi geografis Kepahiang, Bupati turut menghadirkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam rapat tersebut.

Pemerintah secara aktif meminta data akurat mengenai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir atau tanah longsor yang kerap mengintai saat musim hujan.

“Kami menggandeng BMKG agar pemerintah bisa mengambil tindakan darurat jika terjadi anomali cuaca,” tegas Zurdi Nata.

Dengan informasi tersebut, pemerintah dapat memetakan zona merah bencana dan menyiagakan personel lebih awal sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Agenda tidak kalah penting dalam pertemuan tersebut adalah persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026.

Sebanyak 37 desa akan menggelar pemilihan, ditambah beberapa desa lainnya yang melaksanakan pergantian antarwaktu. Mengingat tensi politik desa yang sering memanas, Bupati memerintahkan pengawalan ketat sejak tahapan awal.

Beberapa strategi yang disepakati meliputi pemetaan wilayah rawan konflik serta pembentukan posko Pilkades terpadu.

Selain itu, pemerintah akan meningkatkan patroli keamanan dan memperketat pengawasan informasi di media sosial guna meredam hoaks.

Tak lupa, Bupati mengajak tokoh masyarakat, adat, dan agama untuk ikut serta menjaga kerukunan antarwarga agar demokrasi di tingkat desa berjalan jujur dan adil.

“Seluruh tahapan Pilkades diharapkan dapat berjalan aman, damai, jujur, adil, dan demokratis,” ujar Bupati.

Rapat ini diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan bersama oleh Bupati dan unsur Forkopimda, termasuk Wakil Bupati Ir. Abdul Hafizh dan perwakilan DPRD, sebagai simbol komitmen menjaga stabilitas Kabupaten Kepahiang.

Jangan sampai ketinggalan! Segera ikuti grup Facebook Jepretnews untuk informasi terkini dan kisah-kisah inspiratif lainnya!

https://www.facebook.com/share/17dUVsotwV/