• Rab. Jun 24th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Setahun Terluka Akibat Kabel Menjuntai di Kepahiang! Kondisi Korban Sengatan Listrik Kian Memburuk, Polisi Turun Tangan

Byadmin_jepretnews

Apr 22, 2026

Jepretnews.com – Setahun berlalu sejak insiden sengatan listrik akibat kabel listrik menjuntai di Kepahiang, namun kondisi korban justru belum pulih. Fakta ini kini memicu perhatian publik, terutama setelah kondisi korban dilaporkan semakin memburuk.

Kasus korban sengatan listrik di Kepahiang ini menimpa Anggi Widodo (27), warga Desa Talang Sawah, Kecamatan Bermani Ilir. Ia mengalami luka bakar serius setelah tersengat kabel listrik menjuntai milik PLN pada Maret 2025 lalu.

Sejak kejadian tersebut, Anggi Widodo harus menjalani perawatan intensif. Ia bahkan sempat menjalani tindakan operasi hingga amputasi jari kaki kanan. Namun demikian, proses pemulihan tidak berjalan sesuai harapan.

Sebaliknya, luka bakar yang dialami korban sengatan listrik ini justru semakin meluas. Saat ini, luka tersebut telah melewati pergelangan kaki dan terus menimbulkan rasa nyeri berkepanjangan.

Di tengah kondisi tersebut, Anggi tetap berupaya bertahan sebagai tulang punggung keluarga. Namun, keterbatasan fisik yang dialaminya kini membuat aktivitas sehari-hari menjadi semakin sulit.

Lebih lanjut, kondisi ini menjadi perhatian karena selama setahun terakhir, penanganan medis yang diterima korban sengatan listrik di Kepahiang ini terbilang terbatas. Ia hanya menjalani pemeriksaan rutin di Puskesmas setempat untuk meredakan rasa sakit.

“Setelah kejadian waktu itu sempat dioperasi dan dibawa ke Palembang, tapi kondisinya tidak sembuh betul, selama setahun terakhir ini hanya pengobatan di Puskesmas saja,” ungkap Anggi.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penanganan lanjutan yang lebih komprehensif belum sepenuhnya dijalani. Akibatnya, luka yang diderita korban belum menunjukkan perbaikan signifikan.

Menanggapi kondisi korban sengatan listrik yang semakin memburuk, Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.Ik., M.H., pada Rabu (22 April 2026) turun langsung meninjau kondisi Anggi.

Dalam keterangannya, Kapolres menyampaikan bahwa pihaknya akan memfasilitasi penanganan medis lanjutan di rumah sakit.

“Seperti apa tindakan medis nantinya kita akan serahkan kepada pihak rumah sakit, dan dikembalikan kepada korban bagaimana mau tindakan medis lanjutannya,” kata Kapolres.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan penanganan yang lebih optimal bagi korban sengatan listrik di Kepahiang tersebut.

Di sisi lain, pihak PLN melalui Manager PT ULP Rayon Kepahiang, Kevin Prayoga, menjelaskan bahwa insiden kabel listrik menjuntai yang menyebabkan korban sengatan listrik ini dipicu oleh faktor alam.

Meski demikian, pihaknya menyatakan telah melakukan tindak lanjut pascakejadian. “Meski demikian PLN berempati untuk membawa korban untuk berobat, memberikan santunan dan berempati untuk melakukan pengecekan kesehatan saat dibutuhkan,” kata Kevin.

Kasus ini kini menjadi sorotan karena menyangkut keselamatan jaringan listrik di ruang publik serta penanganan korban sengatan listrik di Kepahiang.

Publik berharap adanya langkah konkret, baik dalam penanganan medis korban maupun upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Di tengah kondisi korban yang masih berjuang melawan luka bakar serius, perhatian berbagai pihak diharapkan dapat mendorong solusi yang lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.