• Rab. Jul 29th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Kajari Gadungan Mulai Bergerak? Modus Catut Nama Kajari Kepahiang Bikin Resah, Warga Diminta Jangan Panik!

Byadmin_jepretnews

Mei 18, 2026

Jepretnews.com – Saat Kejaksaan Negeri Kepahiang terus menggencarkan perang terhadap korupsi dan praktik gratifikasi, publik justru dikejutkan dengan munculnya dugaan aksi penipuan yang mencatut nama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepahiang, Bagus Nur Jakfar Adi Saputro, S.H., M.H.

Modus yang digunakan terbilang nekat. Oknum tak dikenal diduga menghubungi sejumlah pihak melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp dengan mengatasnamakan Kajari maupun pejabat di lingkungan Kejaksaan Negeri Kepahiang.

Informasi tersebut disampaikan langsung melalui akun resmi Kejaksaan Negeri Kepahiang yang mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap nomor asing yang meminta sesuatu dengan membawa nama institusi kejaksaan.

Dalam imbauan resminya, Kejari Kepahiang menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meminta uang, bantuan, transfer, ataupun bentuk pemberian lain melalui pesan pribadi maupun sambungan telepon.

“Segera laporkan jika Anda mendapat pesan atau telepon dari nomor yang tidak dikenal dan mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Negeri Kepahiang atau pejabat di lingkungan Kejaksaan Negeri Kepahiang untuk meminta sesuatu dalam bentuk apa pun,” tulis peringatan resmi tersebut. Senin 18 Mei 2026.

Peringatan ini langsung menjadi perhatian publik. Pasalnya, modus pencatutan nama aparat penegak hukum dinilai semakin meresahkan dan berpotensi menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Tak hanya modus telepon dan WhatsApp, Kejari Kepahiang juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan elektronik atau e-tilang palsu yang belakangan mulai marak beredar melalui SMS maupun email mencurigakan.

Pelaku biasanya mengirim tautan tertentu dengan tampilan menyerupai situs resmi tilang elektronik. Setelah korban mengklik tautan tersebut, data pribadi hingga akses rekening berpotensi disalahgunakan oleh pelaku.

Karena itu, masyarakat diminta tidak sembarang membuka link yang dikirim oleh nomor atau akun yang tidak dikenal.

Di tengah maraknya modus digital yang semakin canggih, Kejari Kepahiang meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan indikasi penipuan serupa.

“Jujur itu berani, laporkan, jangan diam,” demikian pesan yang disampaikan dalam kampanye anti-penipuan tersebut.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak terpancing rasa takut ketika menerima pesan bernada ancaman, intimidasi, ataupun pihak yang mengaku sebagai aparat penegak hukum. Sebab, pelaku penipuan kerap memanfaatkan kepanikan korban untuk mempercepat aksinya.

Sebagai langkah antisipasi, Kejaksaan Negeri Kepahiang turut membuka layanan hotline pengaduan resmi agar masyarakat dapat langsung melakukan konfirmasi apabila menerima telepon atau pesan mencurigakan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Kejari Kepahiang dalam menjaga kepercayaan publik di tengah upaya pemberantasan korupsi dan gratifikasi yang terus digencarkan.

Masyarakat pun diimbau lebih teliti, tidak sembarang membagikan data pribadi, serta selalu memastikan informasi berasal dari sumber resmi.

Dengan munculnya dugaan aksi pencatutan nama pejabat kejaksaan ini, publik kini diminta semakin waspada. Jangan sampai rasa panik justru dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk menjalankan aksi penipuan.

Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.