• Rab. Jun 24th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Rumah Reyot di Kepahiang Mulai Dibedah! 100 Unit RTLH Sudah Bergerak, Tambahan Ratusan Lagi Sedang Diburu

Byadmin_jepretnews

Mei 18, 2026

Jepretnews.com – Harapan ribuan warga kurang mampu di Kabupaten Kepahiang akhirnya mulai menemukan titik terang. Program bedah rumah atau Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang selama ini dinanti masyarakat kini mulai bergerak di sejumlah desa.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Kepahiang juga terus memburu tambahan kuota bantuan agar semakin banyak warga bisa menikmati rumah yang aman dan layak huni.

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memang menjadi salah satu program yang paling ditunggu masyarakat berpenghasilan rendah.

Pasalnya, bantuan tersebut langsung menyasar rumah warga yang kondisinya memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan segera.

Saat ini, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepahiang, program RTLH tahap awal mulai direalisasikan sebanyak 100 unit yang tersebar di beberapa kecamatan.

Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang sebelumnya mengusulkan sebanyak 1.609 unit RTLH ke Kementerian PKP pada tahun 2025. Namun, setelah dilakukan verifikasi oleh pemerintah pusat, jumlah yang dinyatakan memenuhi syarat berkurang menjadi 904 unit.

Kepala Dinas PUPR melalui Kabid Cipta Karya Perumahan dan Permukiman, Bambang Utoyo, MM mengatakan bahwa proses mendapatkan bantuan tersebut tidak mudah karena seluruh data penerima harus diverifikasi secara detail oleh kementerian.

“Atas kerja tim Bidang CK Perkim yang solid maka kita mendapatkan bantuan tahap pertama ini sebanyak 100 unit dan mulai dikerjakan berjumlah 50 unit tersebar di beberapa desa, di antaranya Desa Talang Gelompok, Desa Lubuk Saung, Kelurahan Tangsi Baru, Desa Batu Ampar, Bumi Sari dan Desa Cinta Mandi Baru,” ujar Bambang, Senin siang (18/5/2026).

Program RTLH sendiri dikenal masyarakat dengan istilah “bedah rumah”. Program ini memberikan bantuan stimulan kepada masyarakat berpenghasilan rendah agar rumah mereka memenuhi standar keselamatan bangunan, kesehatan lingkungan, serta kelayakan tempat tinggal.

Tak berhenti sampai di situ, Kabupaten Kepahiang juga kembali mendapatkan peluang tambahan bantuan bedah rumah sebanyak 100 unit lagi yang diupayakan melalui Ketua DPD RI.

“Diketahui beberapa waktu yang lalu Kabupaten Kepahiang juga mendapatkan bantuan bedah rumah berjumlah 100 unit yang telah diupayakan oleh Ketua DPD RI dimana saat ini tinggal realisasi dan menunggu titik nol pekerjaan,” imbuh Bambang.

Selain itu, peluang tambahan kuota RTLH juga masih terbuka lebar. Pemerintah daerah mengaku terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat demi memperjuangkan tambahan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Dari informasi yang kita dapat, salah satu anggota DPR RI dapil Provinsi Bengkulu juga akan mengupayakan penambahan kuota sebanyak 100 unit program RTLH di Kabupaten Kepahiang. Saat ini tinggal penyerahan surat berita acara ke kementerian. Semoga seluruh kegiatan bedah rumah dapat berjalan sesuai tahapan,” sampainya.

Bambang juga menegaskan bahwa bantuan bedah rumah tersebut harus benar-benar tepat sasaran dan tidak boleh disalahgunakan. Ia memastikan dana bantuan sebesar Rp20 juta per unit langsung masuk ke rekening penerima manfaat.

“Kita berharap seluruh bantuan untuk membantu masyarakat tepat sasaran (bedah rumah) dan perlu diingat bantuan tersebut untuk satu unit rumah sebesar Rp20 juta langsung masuk ke rekening penerima. Dinas PUPR hanya sebagai pengusul, penyiapan data serta monitoring hasil pekerjaan,” tegas Bambang.

Ia berharap seluruh program RTLH tahap pertama maupun tahap berikutnya dapat berjalan sesuai data yang telah diverifikasi dan benar-benar membantu masyarakat Kepahiang yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.

Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.