• Rab. Jun 24th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Warga Sidodadi “Naik Kelas” Lapor PLN! Dari Kepahiang ke Bengkulu, Kabel Listrik 15 Tahun Ini Disebut Belum Tersentuh Solusi

Byadmin_jepretnews

Mei 26, 2026

Jepretnews.com – Kesabaran warga RT 11 RW 04 Sidodadi, Kelurahan Pasar Ujung, Kabupaten Kepahiang, tampaknya mulai mencapai puncak.

Setelah sebelumnya melapor ke ULP PLN Kepahiang namun belum melihat perubahan signifikan, warga kini membawa persoalan jaringan listrik langsung ke UP3 PLN Bengkulu. Selasa 26 Mei 2026.

Masalah yang dilaporkan bukan persoalan kecil. Warga menyoroti kondisi jaringan listrik yang dinilai sudah tidak layak dan diduga berlangsung selama belasan tahun tanpa penanganan menyeluruh.

Di tengah permukiman yang semakin padat, sejumlah tiang listrik disebut masih menggunakan kabel yang dinilai belum sesuai standar instalasi yang diharapkan warga.

Kondisi itu membuat masyarakat merasa khawatir terhadap potensi gangguan listrik hingga risiko korsleting.

Langkah pelaporan tersebut dilakukan sebagai bentuk dorongan agar persoalan yang dianggap menyangkut keselamatan warga segera mendapat perhatian serius dari pihak terkait.

“Kita membuat laporan resmi ke UP3 Bengkulu, supaya segera ditindaklanjuti,” ujar Sandes.

Warga mengaku sedikitnya 18 rumah masih menggunakan sistem kabel estafet yang dinilai rawan memicu gangguan listrik.

Bahkan, menurut keterangan warga, kabel tersebut sempat mengeluarkan percikan api hingga menyebabkan listrik di sejumlah rumah padam mendadak.

Situasi itu membuat kekhawatiran masyarakat semakin meningkat, terutama karena kawasan tersebut kini dihuni lebih banyak warga dibanding beberapa tahun lalu.

Masyarakat menilai kondisi jaringan listrik yang terus digunakan tanpa pembenahan dapat meningkatkan risiko jika sewaktu-waktu terjadi korsleting.

“18 buah rumah, kabel estafet, ada yang kena setrum akibat kabel sudah tidak layak pakai. Siapa yang siap bertanggung jawab kalau terjadi korsleting listrik hingga mengakibatkan kebakaran,” tegas Sandes.

Selain risiko kebakaran, warga juga menyoroti potensi bahaya sengatan listrik yang dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia.

Dalam laporan resmi yang disampaikan ke UP3 PLN Bengkulu, warga menyampaikan sejumlah poin penting yang mereka harapkan segera ditindaklanjuti, antara lain:

1. Meningkatkan keamanan instalasi listrik di lingkungan warga.

2. Mengurangi risiko kebakaran akibat korsleting listrik.

3. Menata jaringan listrik agar lebih rapi dan sesuai standar.

4. Memberikan kenyamanan serta keselamatan bagi masyarakat.

5. Segera menindaklanjuti keluhan warga.

Warga berharap laporan yang dibawa langsung hingga ke Bengkulu tidak berhenti sebatas administrasi. Mereka meminta persoalan tersebut menjadi prioritas sebelum muncul kejadian yang lebih serius.

Perjalanan dari Kepahiang menuju Bengkulu untuk menyampaikan laporan secara langsung disebut menjadi bukti bahwa keresahan warga sudah sangat mendalam.

Kini masyarakat menunggu langkah konkret dari pihak PLN untuk memperbaiki jaringan listrik yang selama ini dikeluhkan warga.

“Kami mendesak pihak PLN untuk segera mengatasi problem yang kami sampaikan tersebut,” tutup Sandes.

Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.