Jepretnews.com – Di tengah pesatnya pembangunan dan kemajuan zaman, sebuah video yang memperlihatkan kondisi rumah seorang warga di Kabupaten Kepahiang mendadak viral di berbagai grup WhatsApp dan media sosial. Tayangan tersebut memantik perhatian publik karena menampilkan sebuah rumah dengan kondisi yang dinilai sangat memprihatinkan.
Video yang beredar luas itu memperlihatkan sebuah rumah sederhana milik Ibu Paradesandi, warga Kelurahan Pensiunan, Kabupaten Kepahiang. Berdasarkan keterangan yang tertulis dalam caption video yang dikutip dari Kepahiang News, perekaman dilakukan saat tim PWI LS mengunjungi langsung kediaman warga tersebut.
Dalam video terlihat rumah berdinding anyaman bambu, berlantaikan tanah, beratapkan seng yang sebagian ditutupi terpal biru, serta memiliki tinggi bangunan sekitar 163 sentimeter. Kondisi tersebut membuat rumah tampak jauh dari kata layak huni.
Perekam video mengajak masyarakat melihat langsung kondisi rumah yang disebut membutuhkan perhatian bersama. Ia menunjukkan bagian ruang tamu hingga kondisi atap yang mengalami banyak kerusakan.
Akibat kerusakan tersebut, air hujan disebut kerap masuk ke dalam rumah dan membasahi hampir seluruh ruangan. Bekas genangan air bahkan masih terlihat jelas di lantai rumah saat video direkam.
Kondisi ini pun memunculkan rasa empati dari banyak warganet yang menyaksikan tayangan tersebut. Tidak sedikit yang berharap ada langkah nyata dari para dermawan maupun pihak terkait agar penghuni rumah dapat tinggal di tempat yang lebih layak.
Dalam video itu, perekam juga menyampaikan ajakan kepada masyarakat agar bersama-sama membantu meringankan beban yang dialami Ibu Paradesandi.
“Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bapak, Ibu, serta saudara-saudara di mana pun berada, izinkan kami menyampaikan laporan pada hari ini. Alhamdulillah, hari Sabtu ini kami berada di lapangan, di tengah-tengah masyarakat.
Hari ini kami benar-benar merasakan keprihatinan yang luar biasa. Di hadapan kami berdiri sebuah rumah milik salah satu warga yang kondisinya sangat memprihatinkan. Dari apa yang kami lihat secara langsung, ibu ini benar-benar membutuhkan uluran tangan para dermawan.
Mari lihat kondisi rumah beliau. Ini adalah bagian ruang tamunya. Atap rumah sudah banyak yang rusak sehingga setiap kali hujan turun, air masuk dan membasahi seluruh ruangan. Kondisi rumah ini sangat sederhana, bahkan di beberapa bagian atap sudah bocor parah.
Lihatlah, bekas air hujan masih tampak membasahi lantai rumah. Tinggi bangunan ini pun hanya sekitar 163 sentimeter. Saat hujan deras, air menetes dari berbagai sisi sehingga membuat penghuni rumah harus bertahan di tengah kondisi yang serba sulit.
Oleh karena itu, kami mengajak Bapak, Ibu, dan siapa saja yang menyaksikan video ini untuk bersama-sama bergotong royong membantu saudari kita, Ibu Paradesandi di Pensiunan. Berapa pun bantuan yang diberikan, insyaallah akan sangat berarti untuk meringankan beban beliau. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dan menjadikannya sebagai amal ibadah yang terus mengalir pahalanya.”
Video tersebut terus beredar di berbagai platform media sosial dan menuai beragam respons. Banyak warganet mengaku terenyuh setelah melihat kondisi rumah yang dinilai masih jauh dari standar hunian layak.
Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa masih ada masyarakat yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan perhatian bersama. Semangat gotong royong yang disampaikan dalam video pun diharapkan dapat menggerakkan lebih banyak pihak untuk memberikan bantuan sesuai kemampuan masing-masing.
Keberadaan video viral tersebut sekaligus menjadi potret bahwa kepedulian sosial masih sangat dibutuhkan agar masyarakat yang hidup dalam kondisi sulit tidak merasa berjuang sendirian.
Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.
