Kepahiang, Jepretnews.com – Jalan BBI Kelobak, Kabupaten Kepahiang, mendadak ramai dipenuhi ribuan pelajar SD dan SMP pada Rabu pagi. Mereka semua tak sabar mengikuti Lomba Gerak Jalan, salah satu acara utama dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 3.750 siswa dari berbagai sekolah berbaris rapi, siap menunjukkan semangat patriotisme mereka.
Dilansir dari bengkulupost.id Acara yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kepahiang ini dibuka langsung oleh Bupati Kepahiang. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan sportivitas.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata semangat peringatan HUT RI,” ujarnya, seraya mendorong seluruh peserta untuk menjunjung tinggi persatuan dan rasa percaya diri sebagai generasi penerus bangsa. Beliau juga memastikan faktor keamanan menjadi prioritas utama bagi seluruh peserta yang melewati rute di jalan raya.
Kemeriahan acara ini juga turut dirasakan oleh para pejabat yang hadir, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang, Gregory Dayefiandro, S.E., M.Sc. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini,” katanya. Menurut Gregory, lomba gerak jalan bukan hanya tentang perlombaan, tetapi juga tentang menanamkan disiplin, semangat kebersamaan, dan cinta tanah air kepada generasi muda. Ia berharap kegiatan positif ini bisa menjadi agenda tahunan untuk menyemarakkan Hari Kemerdekaan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Nining Fawely Pasju, S.Pt., M.M., menjelaskan bahwa antusiasme peserta dan masyarakat sangat tinggi. Lomba ini dibagi menjadi dua tahap, dengan peserta tingkat SD dan SMP berpartisipasi di pagi hari, sementara peserta tingkat SMA, instansi, dan umum akan melanjutkan di sore hari.
“Antusiasme pelajar dan masyarakat menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan terus tumbuh di Kabupaten Kepahiang,” tutur Nining.
Lomba gerak jalan ini menempuh rute dari komplek BBI Kelobak dan berakhir di Jalan Kutorejo Kepahiang. Tidak hanya para peserta, sepanjang rute, ribuan warga turut memadati jalan untuk memberikan semangat.
Sorak sorai dan tepuk tangan masyarakat menambah kemeriahan acara, menjadikan perayaan HUT RI ke-80 di Kepahiang terasa semakin hidup dan bermakna.
