• Rab. Jun 24th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Suami Berjiwa Besar! Menahan Tangis, Pria di Konawe Rela Serahkan Istri ke Selingkuhan di Hadapan Warga Melalui Ritual Adat Sakral!

Byadmin_jepretnews

Okt 4, 2025

Jepretnews.com – Sebuah peristiwa yang menggugah emosi dan menghebohkan media sosial terjadi di Desa Puudombi, Kecamatan Tongauna Utara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada hari Kamis (2/10/2025) pagi.

SRH, seorang suami yang terluka, secara resmi menyerahkan istrinya, NS, kepada pria yang menjadi selingkuhannya. Keputusan dramatis ini menandai berakhirnya lima tahun biduk rumah tangga yang mereka bina.

Perpisahan ini dipicu oleh perselingkuhan NS, warga Kecamatan Uepai, yang menjalin hubungan gelap dengan pria lain.

Awal mula kasus ini terkuak ketika SRH menggerebek istrinya bersama pria idaman lain di sebuah rumah indekos di Kecamatan Unaaha, Konawe. SRH tidak tinggal diam, ia segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian, kemudian melanjutkan aduan kepada ketua adat dan Kepala Desa.

Di kantor polisi, NS dan pria selingkuhannya mengakui perbuatan terlarang mereka. SRH turut membawa sepeda motor sebagai barang bukti perselingkuhan, memperkuat fakta bahwa istrinya telah mengkhianati pernikahan mereka.

Kepala Desa Puudombi, Safrudin, membenarkan sepenuhnya insiden yang menimpa warganya ini. Safrudin menjelaskan bahwa mereka memilih menyelesaikan kasus perselingkuhan ini melalui jalur adat yang dikenal sebagai Mowea Sarapu atau Mosehe, sebuah tradisi penting dalam adat Tolaki untuk menyelesaikan kasus perzinaan dan menjaga kehormatan keluarga.

“Iya betul. Sebelum pelaksanaan adat dan ritual saya sudah kasih duduk (SRH), saya sampaikan harus tulus dan ikhlas menyerahkan mantan istrimu kepada selingkuhannya karena ini sudah takdir Allah Swt. Insyaallah tuhan berkehendak lain,” ungkap Safrudin kepada Kendariinfo. Dikutip dari kendariinfo.com.

”Dia grebek ini istrinya sama laki-laki lain di rumah kos di Unaaha. Barang bukti motor kemudian dia bawa ke polsek, di sana istri dan pria selingkuhannya mengakui perbuatannya,” ujar dia.

”Akhirnya dia melapor ke ketua adat, dan melapor ke saya selaku pembina masyarakat di sini untuk dilakukan penyelesaian secara adat,” tambahnya.

Sebelum prosesi sakral dimulai, Safrudin memberikan nasihat menenangkan kepada SRH. “Saya katakan, kamu mesti tulus dan ikhlas menyerahkan mantan istrimu kepada selingkuhannya. Anggap ini takdir Allah Swt., dan Insyaallah, Tuhan siapkan jalan lain untukmu,” ujar Safrudin, mencoba menguatkan hati SRH.

Ritual Mosehe Penebusan Adat dan Pembayaran Harga Diri.

Keputusan untuk menempuh penyelesaian adat lahir dari kesepakatan keluarga besar SRH yang ingin menjaga harga diri dan martabat mereka. Seluruh keluarga SRH dan saudara-saudaranya sepakat bahwa jalan adat adalah cara terbaik untuk mengakhiri masalah ini, dan mereka menganggapnya sebagai garis tangan yang harus diterima sebagai pelajaran berharga.

Prosesi adat Mosehe berlangsung khidmat disaksikan oleh aparat desa, tokoh adat, keluarga, dan seluruh masyarakat yang hadir. Pria selingkuhan wajib menyerahkan sejumlah denda adat sebagai syarat kepada SRH.

Pria itu menyediakan dan memberikan satu ekor sapi (sebagai pengganti kerbau), kaci, cerek, ta’awu, dan uang tunai sebesar Rp5 juta. Sebagai informasi, pria yang berhasil memikat hati NS ini adalah warga Kecamatan Tongauna yang bekerja di sebuah perusahaan tambang di Konawe Utara. SRH dan NS secara adat dinyatakan resmi berpisah setelah prosesi ini selesai.

”Ini kan masalah harga diri, dari pihak keluarga dan saudara dari laki-laki SRH sudah sepakat diselesaikan secara adat, dan tadi sudah dilaksanakan artinya mereka telah pisah selesai. Pihak keluarga juga sudah ikhlas dan menganggap ini sudah garis tangan, dan menjadi pembelajaran agar lebih baik,” jelasnya.

Pesan Perpisahan Sang Suami: “Tolong Jaga Dia, Bahagiakan Dia”

Sebuah video yang beredar luas merekam momen paling mengharukan saat SRH melakukan penyerahan istrinya. SRH berusaha keras menahan air matanya, sementara suaranya terdengar bergetar dan penuh kesedihan saat ia menyampaikan pesan terakhir.

Dengan meletakkan tangannya di bahu NS dan pria selingkuhannya, SRH berujar dengan tulus, “Sah secara agama dan adat hari ini, saya serahkan dia sepenuhnya kepadamu. Tolong jaga dia, bahagiakan dia, itu saja.”

Ucapan singkat nan dalam ini sontak menciptakan atmosfer haru yang membuat sejumlah hadirin tidak mampu menahan tangis.

Tak lama kemudian, SRH perlahan membalikkan tubuh dan melangkah meninggalkan prosesi, menutup kisah cintanya yang telah kandas. Ia telah menyelesaikan perannya sebagai suami dengan penuh martabat.

Ikuti terus perkembangan berita ini di grup Facebook Jepretnews untuk informasi terkini.