Kepahiang, Jepretnews.com – Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Eko Kurnia Ningsi, menggelar sosialisasi di Desa Tebat Monok, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang.
Kegiatan tersebut tidak hanya fokus pada satu isu, tetapi menggandeng dua program krusial. Program Bangga Kencana dari BKKBN dan Sosialisasi Penggunaan Alat Kesehatan dari Kementerian Kesehatan. Sabtu (4/10/2025).
Eko Kurnia Ningsi, yang datang didampingi Edwar Samsi, S.I.P., M.M., anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari fraksi yang sama, menyatakan rasa bangganya karena dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini, sebab secara langsung membahas kesehatan keluarga dan menentukan masa depan generasi muda Indonesia.
“Kegiatan seperti ini sangat penting, karena berbicara tentang kesehatan keluarga dan masa depan generasi kita,” ujar Eko Kurnia Ningsi, memberikan penekanan pada esensi acara.
Dalam sesi sosialisasi tersebut, Eko Kurnia Ningsi menguraikan secara rinci mengenai Program Bangga Kencana. Ia menjelaskan bahwa Bangga Kencana merupakan singkatan dari Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana. Ia menambahkan bahwa dulu masyarakat hanya mengenal program ini sebatas Keluarga Berencana (KB). Namun, kini, ruang lingkup Bangga Kencana menjadi lebih luas.
Program ini bertujuan membangun keluarga Indonesia agar menjadi sehat, berkualitas, dan mampu berdaya saing. Eko Kurnia Ningsi menegaskan bahwa keluarga menjadi pondasi utama sebuah bangsa.
Ketika sebuah keluarga berada dalam kondisi sehat, maka anak-anak di dalamnya akan tumbuh cerdas, remaja terhindar dari pernikahan dini, dan masalah stunting dapat dicegah. Lebih jauh, orang tua mampu berperan sebagai teladan yang baik bagi anak-anaknya.
Sebagai wakil rakyat yang berasal dari Bengkulu, Eko Kurnia Ningsi mengungkapkan komitmen kuatnya. Ia berjanji akan terus memperjuangkan agar program-program yang fokus pada kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan keluarga ini mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Ia menyatakan keyakinannya bahwa kemajuan Bengkulu bergantung pada kondisi masyarakatnya. “Saya yakin, Bengkulu akan maju bila masyarakatnya sehat, sejahtera, dan berdaya,” pungkasnya dengan optimis.
Acara sosialisasi ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Kepahiang dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting. Lili Handayani, S.Si., Apt selaku Administrator Kesehatan Ahli Pertama, Nopian Andusti, SE., MT selaku Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN, dan Muchamad Muchafid Maulana, S.Farm, Apt Selaku Administrator Kesehatan Ahli Muda Pemberdayaan Keluarga Kemendukbangga/BKKBN Pusat turut hadir dalam kesempatan itu.
Selain itu, beberapa pimpinan daerah juga ikut serta, termasuk Dr.H.Tajri Fauzan,SKM.,M.Si Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahiang, Edi Sofyan, S.E., M.M. selaku Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Madya Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dan Zulkarnain, Kepala Desa Tebat Monok, yang menyambut baik inisiatif dari DPR RI ini.
Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kualitas keluarga di Kepahiang.
Ikuti grup Facebook Jepretnews untuk informasi terkini
