• Rab. Jun 24th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Geger! Skandal Cinta Terlarang Diduga Libatkan Kepala Puskesmas Rejang Lebong dan ASN Kepahiang: Terkuak Foto Kencan dengan Istri Sah Orang!

Byadmin_jepretnews

Des 2, 2025

Jepretnews.com – Badai skandal mengguncang dua Kabupaten: Rejang Lebong dan Kepahiang terseret Isu perselingkuhan pejabat. Isu perselingkuhan yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Bengkulu kini memasuki babak baru yang dramatis.

Setelah sempat memanas, pusaran dugaan cinta terlarang bergeser tajam dan kini menyasar Kabupaten Rejang Lebong serta Kabupaten Kepahiang.

Publik mencermati erat kasus yang diduga melibatkan oknum Kepala Puskesmas (Kapus) di Rejang Lebong dengan seorang oknum ASN dari Dinas Kesehatan Kepahiang. Isu ini segera menjadi perbincangan panas di kalangan masyarakat lokal hingga kalangan ASN.

Dugaan hubungan terlarang ini mencuat ke permukaan setelah dugaan foto kebersamaan mereka terlacak oleh wartawan.

Namun, saat dikonfirmasi pada Selasa 2 Desember 2025, oknum Kapus di Rejang Lebong tersebut dengan tegas membantah adanya hubungan spesial atau ikatan asmara yang serius dengan wanita yang juga seorang ASN Kesehatan di Kepahiang.

Meskipun demikian, sebuah pengakuan yang ironis segera menyusul bantahan tersebut. Oknum Kapus ini mengakui blak-blakan bahwa ia memang benar di “foto” atau foto bersama dengan wanita yang diduga kuat masih terikat dalam pernikahan sah dengan suaminya.

Kejadian ini mencapai titik krusial ketika tim jurnalis dari media ini berhasil memperoleh dan mengonfirmasi sebuah dokumen foto yang menunjukkan kebersamaan mereka. Pewarta segera menanyakan keabsahan foto berdua tersebut kepada oknum Kapus Rejang Lebong.

“Iya, itu saya, benar,” jawab singkat oknum Kapus tersebut, membenarkan bahwa sosok pria di foto bersama wanita yang bersuami sah itu adalah dirinya.

Konfirmasi ini secara implisit memperkuat dugaan adanya kedekatan yang melampaui batas profesionalitas.

Setelah mengakui kebenaran foto tersebut, secara tiba-tiba oknum Kapus ini meminta permohonan yang mengejutkan di akhir percakapan. “Minta tolong jangan diberitakan,” pinta Kapus tersebut dengan nada memohon, mencoba menahan laju publikasi skandal ini.

Permintaan ini sontak menimbulkan pertanyaan besar mengenai upaya untuk menutupi dugaan pelanggaran moral dan etika seorang pejabat publik.

Tindakan oknum Kapus di Rejang Lebong ini dinilai telah menggadaikan moralitas dan secara serius mempertaruhkan integritas sebagai pemimpin dan abdi negara. Imbasnya, gelombang kemarahan publik membesar.

Masyarakat kini mendesak keras agar Kepala Daerah atau pemangku kepentingan terkait segera mengambil langkah tegas. Mereka menuntut adanya sanksi disiplin yang setimpal demi menegakkan kembali kehormatan institusi pemerintahan dan kesehatan.

Waktu terus berjalan, dan publik menantikan respons cepat dari pimpinan daerah untuk membuktikan komitmennya terhadap moralitas dan tata kelola pemerintahan yang bersih dari perselingkuhan.

 

Jangan sampai ketinggalan! Segera ikuti grup Facebook Jepretnews untuk informasi terkini dan kisah-kisah inspiratif lainnya!