• Rab. Jul 29th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Viral! Dugaan Bullying di SMP Negeri Kepahiang Berujung Laporan Polisi, Korban Disebut Dipukul, Ditendang hingga Diinjak Ramai-Ramai

Byadmin_jepretnews

Jul 28, 2026

Jepretnews.com – Dugaan kasus bullying di SMP Negeri Kepahiang kembali menjadi sorotan. Seorang siswa  dilaporkan diduga menjadi korban tindakan kekerasan yang dilakukan oleh sesama pelajar.

Dugaan aksi perundungan itu disebut tidak hanya terjadi sekali, melainkan berulang hingga akhirnya keluarga korban memilih membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.

Merasa anaknya diduga mengalami tindakan yang merugikan, keluarga korban yang didampingi penasihat hukum resmi melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Kepahiang pada Senin malam (27/7/2026). Laporan itu kini masih dalam proses penanganan penyidik.

Kasus ini pun memantik perhatian publik karena dugaan kekerasan disebut terjadi di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman bagi peserta didik untuk belajar dan berkembang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi, dugaan perundungan itu bermula dari percakapan melalui aplikasi pesan singkat yang dikirim oleh seorang perempuan yang diduga memiliki hubungan dekat dengan seorang siswa, yang juga duduk di kelas VIII.

Persoalan tersebut diduga memicu ketegangan antara korban dan terlapor. Bahkan, terlapor disebut sempat mengajak korban bertemu di kawasan Taman Santoso, yang berada di sekitar Pasar Kepahiang, ketika masa libur sekolah.

Namun, korban tidak memenuhi ajakan tersebut sehingga pertemuan yang dimaksud tidak pernah terjadi. Meski demikian, berdasarkan informasi yang diterima redaksi, persoalan itu diduga berlanjut setelah kegiatan belajar mengajar kembali dimulai.

Menurut keterangan yang diterima redaksi, pada 13 Juli 2026, yang merupakan hari pertama masuk sekolah setelah masa libur, terlapor diduga menghampiri korban di area dekat kantin sekolah.

Saat itu, terlapor diduga memukul bagian dada korban serta menarik kerah bajunya sebelum meninggalkan lokasi menuju ruang kelas.

Tidak berhenti di situ, dugaan tindakan serupa kembali terjadi pada 25 Juli 2026. Saat korban sedang duduk di tangga sekolah bersama beberapa rekannya, terlapor bersama sejumlah siswa lain diduga menghampiri korban.

Korban kemudian diduga ditarik, didorong, ditendang, bahkan diinjak secara bersama-sama. Setelah itu, para siswa yang diduga terlibat disebut berlari menuju area depan toilet sekolah.

Korban kemudian berdiri dan berusaha mengejar terlapor. Namun, berdasarkan keterangan yang diterima redaksi, korban kembali diduga mengalami pemukulan yang mengenai bagian kepala di hadapan sejumlah siswa yang berada di sekitar lokasi.

Peristiwa tersebut disebut sempat disaksikan seorang siswa tingkat di atas korban yang ketika itu hendak menuju toilet sekolah. Saksi disebut tidak mengetahui penyebab awal kejadian.

Namun setelah melihat dugaan aksi kekerasan tersebut, saksi kemudian merekam insiden menggunakan telepon genggam. Rekaman video itu disebut akan diserahkan kepada pihak sekolah sebagai bahan informasi sekaligus diharapkan dapat membantu proses penelusuran fakta atas dugaan peristiwa tersebut.

Merasa dugaan perundungan telah terjadi berulang, keluarga korban akhirnya memilih menempuh jalur hukum. Laporan resmi telah diterima Polres Kepahiang, dan penyidik saat ini masih melakukan penyelidikan serta mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak.

Hingga berita ini diterbitkan, Polres Kepahiang belum memberikan keterangan resmi mengenai hasil penyelidikan maupun perkembangan status hukum terhadap pihak yang dilaporkan.

Sementara itu, redaksi juga masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak SMP Negeri di Kepahiang terkait dugaan kejadian tersebut. Hak jawab dan hak klarifikasi tetap terbuka bagi seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini.

Perlu ditegaskan bahwa seluruh informasi dalam berita ini masih berupa dugaan yang sedang diproses oleh aparat penegak hukum. Setiap pihak yang disebut dalam pemberitaan tetap memiliki hak atas asas praduga tak bersalah hingga terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.