• Rab. Jun 24th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

333 BPD Resmi Dikukuhkan! Bupati Kepahiang ‘Sentil’ Soal Waktu: Banyak Rugi Karena Hal Ini!

Byadmin_jepretnews

Mei 4, 2026

Jepretnews.com – Momentum penting mengguncang jalannya pemerintahan desa di Kepahiang. Sebanyak 333 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) resmi dikukuhkan langsung oleh Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP., dalam prosesi khidmat yang digelar di Gedung Guest House Kabupaten Kepahiang, Senin (4/5).

Sejak pukul 09.00 WIB, suasana penuh keseriusan langsung terasa. Sejumlah pejabat penting turut hadir, mulai dari Ketua DPRD Kepahiang Gregory Dayefiandro, Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, Sekretaris Daerah Dr. Hartono, hingga jajaran camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Kepahiang. Kehadiran mereka mempertegas bahwa peran BPD bukan sekadar formalitas, melainkan kunci dalam arah pembangunan desa ke depan.

Dalam arahannya, Bupati Zurdi Nata langsung menegaskan posisi strategis BPD. Ia menyebut lembaga ini sebagai mitra utama pemerintah desa yang memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan jalannya pemerintahan.

“Anggota BPD merupakan wakil masyarakat yang dipilih berdasarkan keterwakilan wilayah dan perempuan. BPD adalah wujud demokrasi dalam pemerintahan desa,” ujar Bupati.

Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa BPD harus bergerak aktif, bukan hanya menjadi penonton kebijakan desa. Mereka dituntut menjalankan fungsi pengawasan secara objektif dan menyalurkan aspirasi masyarakat tanpa kepentingan pribadi.

Tidak hanya bicara soal peran, Bupati juga melontarkan pesan yang cukup ‘menampar’. Ia menyoroti kebiasaan banyak pihak yang sering meremehkan waktu.

“Sering kali kita merasa rugi ketika kehilangan uang, tetapi tidak menyadari ketika kehilangan waktu. Padahal, uang bisa dicari kembali, sedangkan waktu tidak akan terulang. Karena itu, disiplin adalah kunci,” katanya.

Pernyataan ini menjadi penekanan tegas bahwa disiplin waktu bukan sekadar formalitas, tetapi fondasi utama keberhasilan dalam menjalankan tugas sebagai wakil masyarakat.

Lebih jauh, Bupati berharap pengukuhan ini tidak berhenti sebagai seremoni semata. Ia mendorong seluruh anggota BPD untuk menjadi motor penggerak transformasi desa menuju kemandirian.

Dengan latar belakang yang beragam mulai dari tokoh pemuda, tokoh agama, hingga keterwakilan perempuan BPD dinilai memiliki potensi besar untuk melahirkan inovasi baru. Terutama dalam mengembangkan sektor unggulan seperti pertanian dan pariwisata berbasis kearifan lokal.

Transisi menuju desa mandiri, menurutnya, harus dimulai dari keberanian berinovasi tanpa meninggalkan identitas lokal yang sudah mengakar.

Menutup arahannya, Bupati menyampaikan pesan singkat namun sarat makna kepada seluruh anggota BPD yang baru dikukuhkan.

“Selamat bertugas. Bekerjalah dengan rendah hati, hati-hati, dan sepenuh hati,” ujarnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama serta pemberian ucapan selamat dari jajaran Forkopimda. Namun di balik seremoni tersebut, tersimpan harapan besar, BPD harus benar-benar menjadi garda depan perubahan desa, bukan sekadar pelengkap struktur pemerintahan.

Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.