• Rab. Jun 24th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Ngopi Tawar! Bukan Sekadar Ngopi! Polisi Turun Langsung ke Desa, Warga Buka-bukaan Soal Keamanan Saat Panen Kopi

Byadmin_jepretnews

Mei 5, 2026

Jepretnews.com – Bukan sekadar duduk santai sambil minum kopi, program NGOPI TAWAR yang digelar Polres Kepahiang justru berubah menjadi forum terbuka yang penuh suara warga.

Selasa pagi (05/05/2026), suasana Desa Tapak Gedung, Kecamatan Tebat Karai, mendadak hidup. Polisi dan masyarakat duduk sejajar, membahas langsung persoalan keamanan hingga ekonomi desa.

Sejak pukul 08.00 WIB, kegiatan bertajuk Ngobrol Bareng Polisi Tampung Aspirasi Warga ini menghadirkan Kapolres Kepahiang, Wakapolres, pejabat utama, hingga jajaran Polsek Tebat Karai. Tak hanya itu, Camat, Kepala Desa, dan masyarakat setempat turut ambil bagian, menciptakan dialog yang terbuka tanpa sekat.

Dalam forum tersebut, masyarakat tidak ragu menyampaikan keresahan mereka. Salah satu sorotan utama datang dari kondisi keamanan saat musim panen kopi yang rawan gangguan.

Warga meminta peningkatan patroli malam dan respons cepat terhadap laporan. Mereka juga menekankan pentingnya mengaktifkan kembali siskamling di tiap lingkungan.

Polisi pun merespons langsung berbagai masukan tersebut. Melalui kegiatan ini, Polres Kepahiang menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat terjadi masalah, tetapi juga sebagai mitra pencegahan.

Dalam kesempatan itu, jajaran kepolisian menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada masyarakat. Mereka mengajak warga untuk lebih waspada terhadap tindak kriminal seperti pencurian, perampokan, dan penipuan.

Selain itu, masyarakat diminta:

• Mengutamakan penyelesaian masalah secara kekeluargaan dengan pendampingan bhabinkamtibmas

• Mengamankan barang berharga dan identitas pribadi

• Menghindari potensi konflik sosial

• Segera melapor jika menemukan hal mencurigakan

Tak kalah penting, warga juga diingatkan untuk bijak bermedia sosial dengan prinsip “saring sebelum sharing”.

Menariknya, isu lingkungan juga ikut disorot. Polisi mengingatkan bahaya El Nino yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Warga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena risikonya bisa meluas dan merugikan banyak pihak.

Langkah preventif ini dinilai penting, mengingat kondisi cuaca yang semakin tidak menentu.

Desa Tapak Gedung bukan desa biasa. Kawasan ini telah berkembang menjadi salah satu desa wisata dan menjalin kerja sama dengan Universitas Bengkulu (UNIB). Setiap tahun, mahasiswa datang dalam jumlah besar.

Karena itu, keamanan menjadi faktor kunci dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Polisi pun mendorong warga untuk meningkatkan kewaspadaan demi menjaga citra desa.

Tak berhenti pada diskusi, kegiatan NGOPI TAWAR juga diakhiri dengan aksi sosial. Polres Kepahiang menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan.

Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa pendekatan humanis bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata.

Sebagai penutup, Polres Kepahiang menegaskan kesiapan layanan selama 24 jam. Warga dapat menghubungi Call Center 110 secara gratis atau langsung ke SPKT jika membutuhkan bantuan.

Dengan adanya kegiatan ini, hubungan antara polisi dan masyarakat diharapkan semakin kuat. NGOPI TAWAR pun bukan hanya program seremonial, tetapi menjadi ruang strategis untuk membangun kepercayaan dan menjaga keamanan bersama.

Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.