• Rab. Jun 24th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Jalan Penghubung Keban Agung–Benuang Galing Lumpuh Lagi! Ibu Guru Nekat Terobos Longsor, Warga: “Sudah Ketiga Kali, Belum Ada Tindakan”

Byadmin_jepretnews

Mei 23, 2026

Jepretnews.com – Akses jalan penghubung Desa Keban Agung menuju Benuang Galing, Kecamatan Seberang Musi Kabupaten Kepahiang, kembali lumpuh akibat longsor pada Sabtu pagi (23/5/2026).

Material tanah bercampur lumpur menutup hampir seluruh badan jalan hingga kendaraan roda empat tidak dapat melintas.

Akibat kondisi tersebut, warga terpaksa menggunakan sepeda motor untuk menerobos jalur licin yang penuh risiko. Bahkan, beberapa pengendara disebut nyaris terjatuh karena jalan berubah ekstrem setelah diguyur hujan.

Peristiwa longsor di Seberang Musi ini kembali memicu keresahan masyarakat. Warga mengaku longsor di jalur tersebut bukan kejadian pertama.

Mereka bahkan menyebut kondisi serupa sudah terjadi berulang kali, namun belum ada penanganan permanen yang benar-benar menyentuh akar persoalan.

Dalam rekaman video yang diterima redaksi Jepretnews.com, terlihat seorang ibu guru tetap memaksakan diri melewati jalan berlumpur demi bisa sampai ke sekolah untuk mengajar.

Rekaman itu pun memancing simpati publik karena memperlihatkan perjuangan warga di tengah kondisi akses jalan yang memprihatinkan.

“Ibu guru nak ngajar sekolah, kondisi jalan macam inilah. Belum ada tanggapan dari pemerintah, sudah ketiga kalinya ini Pak, daerah penghubung Keban Agung – Benuang Galing Kecamatan Seberang Musi,” ujar perekam video.

Tak hanya itu, perekam video juga menyoroti tingginya potensi kecelakaan di lokasi longsor tersebut.

“Jalan licin, yang kecelakaanlah banyak di sini, Pak. Ini, ini ibu guru,” lanjutnya sambil memperlihatkan kondisi jalan yang dipenuhi lumpur.

Di tengah rekaman, perekam video sempat berbincang dengan ibu guru yang melintas di jalur longsor tersebut.

“Bagaimana, Bu, jalannya? Ekstrem?” tanya perekam.

“Ekstrem,” jawab ibu guru singkat.

“Ngeri, kan?” lanjut perekam video.

Cuplikan video itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Banyak warga meminta pemerintah segera mengambil tindakan cepat sebelum muncul korban jiwa akibat kondisi jalan yang semakin membahayakan.

Menanggapi laporan masyarakat tersebut, anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi, langsung menghubungi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bengkulu untuk meminta penanganan darurat.

“Jalan Provinsi mas, laporan masyarakat pagi ini mas,” tulis Edwar Samsi dalam pesan singkatnya.

Tak lama kemudian, pihak Dinas PU Provinsi Bengkulu memberikan respons terkait kondisi alat berat yang saat ini masih difokuskan di beberapa titik bencana lain.

“Siap Ka, alat kita di Lebong dua menangani jalan patah, terus dua di Padang Capo menangani longsor. Kami lagi upaya pinjam alat berat di Kepahiang/Curup,” balas Kadis PU Provinsi.

Warga berharap pemerintah tidak hanya sebatas merespons laporan melalui pesan singkat. Sebab, jalan Keban Agung–Benuang Galing merupakan akses utama masyarakat untuk bekerja, sekolah, hingga mendistribusikan kebutuhan pokok.

Selain itu, cuaca hujan yang masih terus mengguyur wilayah Seberang Musi membuat ancaman longsor susulan semakin tinggi. Karena itu, masyarakat mendesak agar alat berat segera diterjunkan supaya material longsor cepat dibersihkan dan aktivitas warga kembali normal.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, warga khawatir akses utama Kecamatan Seberang Musi akan lumpuh total dan memicu lebih banyak kecelakaan di jalur rawan longsor tersebut.

Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *