• Sen. Sep 28th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Demi Keselamatan Pengendara, Warga Air Sempiang dan Barat Wetan Swadaya Benahi Jalan Kabupaten. Pemerintah Kemana?

Byadmin_jepretnews

Sep 27, 2026

Jepretnews.com – Ketika masyarakat turun tangan memperbaiki jalan yang mereka gunakan setiap hari, muncul pertanyaan penting tentang perhatian pemerintah terhadap infrastruktur daerah.

Setelah sebelumnya warga memperbaiki jalan provinsi secara swadaya, kini masyarakat Desa Air Sempiang dan Desa Barat Wetan, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, kembali bergotong royong membersihkan jalan kabupaten sekaligus membangun pelapis tebing.

Aksi warga ini bukan sekadar kegiatan membersihkan badan jalan. Mereka juga berupaya mengantisipasi potensi bahaya pada ruas jalan yang menghubungkan Desa Barat Wetan dengan Desa Air Sempiang.

Warga mengerjakan kegiatan tersebut secara mandiri melalui gotong royong. Selain mengandalkan swadaya masyarakat, mereka juga memperoleh dukungan anggaran dari PT Trisula dan Villa Tania.

Kegiatan ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap fasilitas umum sekaligus membuka ruang perhatian terhadap pemeliharaan jalan kabupaten di wilayah Kepahiang.

Kepala Desa Air Sempiang, Mugianto, membenarkan aksi gotong royong yang melibatkan masyarakat kedua desa dan Babinsa serta Bhabinkamtibmas tersebut. Saat dikonfirmasi redaksi Jepretnews.com, Minggu (27/9/2026), Mugianto menjelaskan bahwa warga membersihkan badan jalan dan membangun pelapis tebing untuk meningkatkan keamanan akses penghubung antardesa.

Ia menilai kondisi tebing di ruas jalan tersebut cukup membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hari.

“Yang jelas, jalan ini sangat membahayakan warga. La berapa motor yang masuk kesini kalo malam, karena dalam tingginya aja hampir dua meter, aku tegak ajo masuk kemaren tu,” kata Mugianto.

Pernyataan tersebut menggambarkan kekhawatiran warga terhadap kondisi jalan yang mereka gunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Karena itu, masyarakat memilih mengambil langkah nyata dengan membersihkan badan jalan dan membangun pelapis tebing melalui kegiatan gotong royong.

Mugianto menjelaskan bahwa kedua pemerintah desa menyepakati kegiatan gotong royong setelah melakukan musyawarah. Kesepakatan tersebut melibatkan Pemerintah Desa Air Sempiang dan Pemerintah Desa Barat Wetan. Keduanya memandang pemeliharaan jalan penghubung antardesa sebagai kebutuhan bersama.

“Jadi sepakat sama pak kades Barat Wetan gotong royong samo-samo, kareno jalan lintas Barat Wetan Air Sempiang,” ujar Mugianto.

Melalui kesepakatan itu, masyarakat kedua desa bekerja bersama untuk membersihkan badan jalan dan membangun pelapis tebing. Selain mengandalkan swadaya masyarakat, kegiatan tersebut juga memperoleh dukungan dari PT Trisula dan Villa Tania.

Kolaborasi tersebut memperlihatkan bagaimana masyarakat, pemerintah desa, dan pihak pendukung dapat berkontribusi dalam menjaga fasilitas umum yang memiliki peran penting bagi kehidupan warga.

Jalan yang menghubungkan Desa Barat Wetan dengan Desa Air Sempiang memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat Kecamatan Kabawetan. Ruas jalan tersebut membantu warga menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga mengakses pelayanan publik.

Oleh karena itu, kondisi jalan yang aman dan nyaman menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Di sisi lain, aksi gotong royong warga juga menjadi pengingat bahwa pemeliharaan infrastruktur membutuhkan perhatian berkelanjutan.

Masyarakat memang dapat mengambil inisiatif melalui kegiatan swadaya. Namun, pemerintah daerah tetap perlu memperhatikan kondisi jalan kabupaten sesuai kewenangan, kebutuhan, dan tingkat kerawanan di lapangan.

Terlebih, kondisi tebing yang menurut Mugianto memiliki ketinggian hampir dua meter perlu mendapat perhatian agar pengguna jalan dapat melintas dengan lebih aman.

Aksi masyarakat Desa Air Sempiang dan Desa Barat Wetan memperlihatkan semangat kebersamaan dalam menjaga fasilitas umum. Warga tidak hanya membersihkan badan jalan, tetapi juga berupaya mengatasi kondisi tebing yang mereka nilai membahayakan pengguna jalan.

Meski demikian, gotong royong masyarakat tidak seharusnya menjadi satu-satunya upaya untuk menjaga kelayakan infrastruktur jalan kabupaten. Pemerintah daerah perlu memastikan pemeliharaan jalan berjalan secara berkelanjutan, terutama pada ruas yang menghubungkan permukiman dan menjadi jalur utama aktivitas masyarakat.

Pada akhirnya, langkah warga Air Sempiang dan Barat Wetan menjadi catatan positif tentang kepedulian terhadap fasilitas umum sekaligus masukan bagi pemerintah agar lebih memperhatikan kondisi jalan kabupaten di wilayah Kepahiang.

Ketika warga rela bergotong royong demi keselamatan bersama, perhatian terhadap kondisi jalan dan keberlanjutan pemeliharaannya menjadi hal yang tidak kalah penting.

Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.