• Jum. Agu 21st, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Cek Kesehatan Gratis di Kepahiang Bongkar Fakta Mengejutkan, Diabetes dan Hipertensi Mendominasi Temuan

Byadmin_jepretnews

Agu 21, 2026

Jepretnews.com – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Kepahiang mulai membuka gambaran kondisi kesehatan masyarakat. Hingga Jumat, 21 Agustus 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahiang mencatat pelaksanaan CKG telah menjangkau sekitar 27 persen dari target keseluruhan sebesar 46 persen dari total jumlah penduduk.

Di balik capaian tersebut, petugas kesehatan menemukan persoalan yang perlu mendapat perhatian serius. Diabetes melitus dan hipertensi (DMHT) menjadi dua penyakit tidak menular yang paling banyak muncul dalam pemeriksaan warga.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahiang, Dr. H. Tajri Fauzan, SKM., M.Si., membenarkan temuan tersebut saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat, 21 Agustus 2026.

“Diabetes melitus dan hipertensi menjadi dua masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan melalui pemeriksaan CKG,” ungkap Tajri.

Untuk mempercepat cakupan pemeriksaan, Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahiang sebelumnya menggelar Cek Kesehatan Gratis serentak se-Kabupaten Kepahiang pada 18 Agustus 2026.

Dalam kegiatan tersebut, setiap Puskesmas mendapat kewajiban memeriksa sedikitnya 100 warga. Dengan demikian, pelaksanaan CKG serentak itu menyasar sekitar 1.400 orang. Hasil skrining kemudian menunjukkan sejumlah temuan kesehatan.

Petugas mencatat 52 orang mengalami gula darah tinggi atau diabetes, sedangkan 375 orang terdeteksi mengalami hipertensi. Selain itu, petugas juga menemukan satu kasus hepatitis.

Angka tersebut tentu menjadi perhatian karena pemeriksaan hanya mengambil bagian dari populasi masyarakat. Karena itu, Dinas Kesehatan terus mendorong warga untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Sementara itu, akumulasi data temuan sejak Januari hingga Juli 2026 menunjukkan bahwa persoalan diabetes dan hipertensi di Kabupaten Kepahiang tergolong tinggi. Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan, jumlah kasus kedua penyakit tersebut diperkirakan sudah mencapai ribuan.

Kondisi itu sekaligus memperlihatkan pentingnya deteksi dini. Banyak penyakit tidak menular berkembang tanpa menimbulkan keluhan yang langsung dirasakan penderita. Akibatnya, sebagian masyarakat baru mengetahui kondisi kesehatannya setelah menjalani pemeriksaan.

Karena itu, program CKG di Kepahiang tidak hanya berfungsi sebagai pemeriksaan awal. Program tersebut juga menjadi pintu masuk bagi petugas kesehatan untuk melakukan pemantauan dan penanganan secara berkelanjutan.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Dinas Kesehatan Kepahiang menggerakkan seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama melalui Puskesmas di setiap kecamatan.

Petugas mengoptimalkan Integrasi Layanan Primer (ILP) untuk memastikan warga yang teridentifikasi memiliki masalah kesehatan mendapatkan tindak lanjut.

Tajri menegaskan bahwa penderita diabetes dan hipertensi membutuhkan penanganan berkelanjutan. Selain menjalani pemeriksaan, pasien juga harus mengikuti anjuran tenaga medis dan mengonsumsi obat sesuai resep.

Dinas Kesehatan juga mengerahkan petugas Puskesmas hingga bidan desa untuk melakukan pemantauan terhadap masyarakat yang telah mendapatkan diagnosis.

Langkah tersebut penting karena keberhasilan pengendalian penyakit tidak hanya bergantung pada pelayanan kesehatan. Kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan dan menjaga pola hidup juga menjadi bagian penting dalam mencegah kondisi semakin buruk.

Dinas Kesehatan Kepahiang mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele hipertensi maupun diabetes. Kedua penyakit tersebut dapat berkembang dalam jangka panjang dan menimbulkan komplikasi apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Hipertensi, misalnya, dapat meningkatkan risiko gangguan serius seperti penyakit jantung dan stroke. Sementara itu, diabetes juga membutuhkan pengendalian kadar gula darah secara konsisten agar risiko komplikasi dapat ditekan.

Karena itu, masyarakat Kepahiang diimbau memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis dan fasilitas kesehatan yang tersedia. Semakin cepat masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya, semakin cepat pula petugas dapat memberikan langkah penanganan yang sesuai.

CKG akhirnya bukan sekadar program pemeriksaan gratis, tetapi menjadi alarm dini agar masyarakat tidak terlambat menyadari persoalan kesehatan yang sedang dihadapinya.

Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.