• Sen. Sep 21st, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Proyek Strategis APBD Kepahiang 2026 Dicek Langsung Bupati, Bambang Utoyo Ungkap Fokus Monev

Byadmin_jepretnews

Sep 21, 2026

Jepretnews.com – Pembangunan fisik yang menggunakan anggaran daerah kembali mendapat perhatian. Senin (21/9/2026), Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP., turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangan dua proyek strategis yang bersumber dari APBD Kabupaten Kepahiang Tahun Anggaran 2026.

Kehadiran langsung orang nomor satu di Kabupaten Kepahiang tersebut menjadi bagian dari kegiatan monitoring dan evaluasi (monev). Pemerintah Kabupaten Kepahiang ingin memastikan pelaksanaan pekerjaan tidak hanya berjalan sesuai jadwal, tetapi juga mengikuti perencanaan serta spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Zurdi Nata meninjau lokasi pekerjaan bersama Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, serta sejumlah staf terkait.

Monev menjadi salah satu tahapan penting untuk melihat kondisi pekerjaan secara langsung. Dengan turun ke lokasi, pemerintah dapat membandingkan pelaksanaan pekerjaan dengan target yang sudah direncanakan.

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Bambang Utoyo, ST., MM., kepada redaksi Jepretnews.com menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan proyek tetap berada dalam koridor perencanaan dan ketentuan teknis.

“Melalui monev ini, kami ingin memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan, ketentuan, dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan,” kata Bambang.

Menurut Bambang, pemantauan secara langsung juga memungkinkan pihak terkait mengetahui perkembangan pekerjaan secara lebih konkret. Selain itu, tim dapat segera mengidentifikasi bagian pekerjaan yang membutuhkan evaluasi.

Selanjutnya, Bambang memastikan pihaknya turut melihat kesesuaian progres pekerjaan dengan target yang telah ditetapkan.

“Kami juga melihat secara langsung progres pekerjaan di lapangan, termasuk kesesuaian antara pelaksanaan dengan target yang telah direncanakan. Jika ada hal yang perlu diperbaiki, tentu akan kami evaluasi agar pekerjaan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Karena itu, evaluasi tidak berhenti pada melihat sejauh mana pekerjaan telah berjalan. Pemerintah juga menempatkan kualitas dan kesesuaian pelaksanaan sebagai bagian penting dalam proses pengawasan.

Apalagi, proyek yang menggunakan APBD menyangkut penggunaan uang daerah dan pada akhirnya ditujukan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Dengan demikian, pelaksanaan pekerjaan perlu mengikuti ketentuan yang berlaku sejak tahap pengerjaan hingga penyelesaian.

Bambang kemudian menegaskan pentingnya pelaksanaan pekerjaan secara optimal. Ia berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai standar sehingga hasil akhirnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Yang paling penting, pekerjaan ini harus dilaksanakan secara optimal dan sesuai standar. Kami berharap hasil akhirnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta selesai tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Bambang.

Dengan adanya monev tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepahiang kembali menekankan pentingnya pengawasan terhadap proyek pembangunan yang menggunakan APBD Tahun Anggaran 2026.

Selanjutnya, hasil pemantauan di lapangan menjadi bahan evaluasi untuk memastikan pekerjaan terus berjalan sesuai perencanaan, memenuhi spesifikasi teknis, serta dapat diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.