Jepretnews.com – Semak dan vegetasi liar yang mulai menutup sisi ruas jalan provinsi menjadi perhatian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu. Untuk menjaga keterbukaan ruang jalan sekaligus membantu meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, tim PUPR Provinsi Bengkulu kembali melakukan tebas bayang di sejumlah titik.
Kali ini, petugas menyasar ruas jalan dari Desa Bandung Jaya, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, menuju arah Bengko, Kabupaten Rejang Lebong. Penanganan tersebut mencakup panjang sekitar 6 kilometer. Pada Senin (22/9/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari pemeliharaan rutin jalan provinsi. Terlebih, pertumbuhan semak dan tanaman liar di sisi jalan dapat mengurangi ruang pandang pengendara apabila dibiarkan terus berkembang.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, S.T., M.Si., mengatakan pemeliharaan jalan tidak hanya berfokus pada badan jalan. Pihaknya juga memperhatikan kondisi bahu dan sisi jalan agar tetap terbuka dan mendukung keselamatan pengguna jalan.
“Pemeliharaan ruas jalan provinsi tidak hanya menyangkut kondisi badan jalan, tetapi juga kebersihan dan keterbukaan sisi jalan. Karena itu, kami terus melakukan tebas bayang pada ruas-ruas yang vegetasinya sudah mulai menutupi badan maupun bahu jalan,” kata Tejo.
Menurut Tejo, petugas secara bertahap melakukan penanganan pada ruas yang membutuhkan pemangkasan vegetasi. Dengan begitu, kondisi sisi jalan dapat lebih terpantau dan pengguna jalan memperoleh jarak pandang yang lebih terbuka.
Bukan hanya ruas Bandung Jaya menuju Bengko yang mendapatkan perhatian. Sebelumnya, tim PUPR Provinsi Bengkulu juga melakukan tebas bayang di ruas Palak Curup menuju Simpang Karang Baru, Curup, dengan panjang penanganan sekitar 15 kilometer.
Jika kedua kegiatan tersebut digabungkan, penanganan tebas bayang pada dua ruas itu mencapai kurang lebih 21 kilometer.
Tejo menjelaskan, pekerjaan tersebut berlangsung sebagai bagian dari pemeliharaan rutin jalan provinsi. PUPR terus memantau kondisi lapangan untuk menentukan titik-titik yang membutuhkan penanganan.
“Untuk saat ini, tim melakukan tebas bayang dari Bandung Jaya, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, menuju arah Bengko, Kabupaten Rejang Lebong, dengan panjang kurang lebih 6 kilometer. Sebelumnya, tim juga telah melaksanakan kegiatan serupa dari Palak Curup menuju Simpang Karang Baru Curup sepanjang kurang lebih 15 kilometer,” ujar Tejo.
Lebih jauh, Tejo mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menjaga kondisi ruas jalan agar tetap mendukung aktivitas masyarakat. Pemangkasan vegetasi juga membantu membuka sisi jalan yang sebelumnya mulai tertutup semak.
“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bagian dari pemeliharaan rutin agar pengguna jalan memiliki jarak pandang yang lebih baik dan dapat melintas dengan aman serta nyaman. Kami juga akan terus memantau kondisi ruas jalan dan melakukan penanganan sesuai kebutuhan di lapangan,” tambahnya.
Dengan penanganan tersebut, PUPR Provinsi Bengkulu tidak hanya membersihkan semak di sepanjang ruas jalan. Namun, langkah itu juga menjadi bagian dari pemeliharaan lingkungan jalan agar kondisi jalur provinsi tetap terawat.
Terlebih, ruas penghubung antara wilayah Kepahiang dan Rejang Lebong memiliki aktivitas lalu lintas masyarakat yang cukup penting. Karena itu, keterbukaan sisi jalan menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian secara berkala.
PUPR Provinsi Bengkulu pun memastikan pemantauan akan terus dilakukan. Apabila vegetasi kembali tumbuh dan mengganggu ruang jalan, petugas dapat melakukan penanganan sesuai kondisi serta kebutuhan di lapangan.
Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.
