• Rab. Okt 21st, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Diduga Ganas Saat Bobol Kunci Motor, Kini Kaki Ditembus Timah Panas! Terduga Curanmor Kepahiang Terpincang-pincang, Polisi Buru Komplotannya!

Byadmin_jepretnews

Okt 21, 2026

Jepretnews.com – Saat beraksi, terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diduga begitu lihai membobol kunci sepeda motor. Namun, ketika berhadapan dengan Tim Elang Juvi Satreskrim Polres Kepahiang, pelariannya justru berakhir dengan satu tembakan polisi yang mengenai kaki kirinya.

Pemandangan mencolok terlihat pada Rabu (21/10/2026). Seorang tersangka curanmor harus berjalan terpincang-pincang saat turun dari mobil polisi. Bahkan, anggota kepolisian terpaksa merangkul tubuhnya untuk membantu setiap langkahnya.

Pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor di kawasan Kelilik, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, itu mengalami luka tembak setelah polisi menyatakan bahwa dirinya melakukan perlawanan saat pengembangan penyidikan.

Namun, di balik penangkapan tersebut, muncul fakta lain yang mengundang perhatian. Polisi tidak hanya mengamankan dua unit sepeda motor, tetapi juga mulai menelusuri dugaan keterlibatan pelaku lain serta informasi mengenai kemungkinan penggunaan senjata api.

Lantas, apakah satu tersangka yang kini berjalan tertatih-tatih itu akan menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan curanmor yang lebih luas di Kabupaten Kepahiang?

Pengungkapan kasus ini bermula ketika masyarakat melaporkan pencurian sepeda motor di kawasan Kelilik, Kecamatan Kepahiang. Menindaklanjuti informasi tersebut, aparat kepolisian bergerak melakukan penindakan terhadap terduga pelaku.

Berkat kerja sama antara warga dan petugas, tim gabungan akhirnya berhasil mengamankan tersangka ketika yang bersangkutan berusaha melarikan diri setelah diduga melancarkan aksinya.

Penangkapan tersebut sekaligus menjadi perkembangan penting dalam penanganan kasus curanmor yang menjadi perhatian masyarakat di kawasan Kelilik dan Kelurahan Pasar Ujung.

Kapolres Kepahiang, AKBP Yuriko Fernanda, S.I.K., melalui Kasat Reskrim, Iptu Bintang Yudha Gama, S.Tr.K., membenarkan keberhasilan penangkapan tersebut.

“Telah berhasil kita amankan satu orang pelaku curanmor untuk TKP di daerah Kelilik. Pelaku berhasil diamankan oleh tim gabungan petugas dan masyarakat saat yang bersangkutan sedang berupaya melarikan diri usai beraksi,” ujar Kasat Reskrim.

Meski polisi berhasil mengamankan tersangka, proses penyidikan ternyata menghadapi perkembangan lain ketika petugas melakukan pengembangan kasus.

Setelah penangkapan, penyidik Satreskrim Polres Kepahiang membawa tersangka untuk menelusuri barang bukti serta kemungkinan tempat kejadian perkara (TKP) lainnya. Namun, menurut keterangan kepolisian, tersangka justru menunjukkan sikap tidak kooperatif.

Bahkan, polisi menyebut tersangka melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri ketika petugas menjalankan pengembangan penyidikan. Menghadapi situasi tersebut, anggota kepolisian mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melepaskan satu tembakan ke bagian kaki tersangka.

“Tersangka sempat melakukan perlawanan. Saat kami lakukan pengembangan, yang bersangkutan mencoba tidak kooperatif dengan petugas. Sehingga kami berikan tindakan tegas terukur berupa satu tembakan di bagian kaki,” tegas Iptu Bintang.

Tembakan tersebut menyebabkan tersangka mengalami luka pada bagian kaki kirinya. Akibatnya, tersangka tidak mampu berjalan normal. Saat turun dari mobil polisi, ia harus mendapat bantuan anggota yang merangkul tubuhnya.

Jika sebelumnya tersangka diduga mampu bergerak cepat saat menjalankan aksi pencurian, kini langkahnya justru terhenti dan harus bergantung pada bantuan petugas.

Meski demikian, keterangan mengenai perlawanan dan alasan tindakan penembakan tersebut masih bersumber dari pihak kepolisian. Penggunaan kekuatan oleh aparat tetap harus mengikuti ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku.

Selain menangkap tersangka, Tim Elang Juvi Satreskrim Polres Kepahiang berhasil mengamankan dua unit sepeda motor sebagai barang bukti. Salah satu kendaraan tersebut merupakan sepeda motor milik korban yang sebelumnya diduga dicuri tersangka. Namun, penyidik tidak berhenti pada penyitaan kendaraan tersebut.

Informasi mengenai dugaan penggunaan senjata api oleh terduga pelaku juga mulai menjadi perhatian dalam pengembangan perkara. Apabila informasi itu terbukti, temuan tersebut tentu akan menambah aspek penting dalam penyidikan kasus curanmor ini. Akan tetapi, Kasat Reskrim Polres Kepahiang belum memastikan kebenaran dugaan tersebut.

Polisi masih memerlukan pemeriksaan intensif untuk mengetahui apakah tersangka benar-benar membawa atau menggunakan senjata api ketika menjalankan aksinya.

Dengan demikian, informasi mengenai senjata api masih berstatus dugaan dan belum dapat dinyatakan sebagai fakta. Menariknya, pengungkapan kasus ini belum berakhir dengan penangkapan satu tersangka.

Penyidik Satreskrim Polres Kepahiang masih berupaya mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam rangkaian aksi pencurian kendaraan bermotor.

Selain itu, polisi juga akan menelusuri sejumlah laporan polisi terkait kasus curanmor lainnya untuk mengetahui kemungkinan hubungan dengan tersangka yang telah diamankan. Kasat Reskrim Iptu Bintang Yudha Gama menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan.

“Mengenai dugaan senpi, masih akan kita dalami dalam pemeriksaan intensif karena pelaku baru saja diamankan. Yang jelas, aksi seperti ini tidak mungkin dilakukan satu orang saja. Kita akan kembangkan terus untuk mengejar pelaku lain, mencari barang bukti tambahan, serta menelusuri laporan polisi (LP) kasus curanmor lainnya di wilayah hukum Polres Kepahiang,” pungkas Bintang.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa penyidik masih membuka peluang pengungkapan kasus yang lebih luas. Terlebih, polisi masih perlu menelusuri asal-usul kendaraan, kemungkinan lokasi pencurian lainnya, serta identitas pihak-pihak yang diduga memiliki hubungan dengan tersangka. Namun, penyidik tetap harus mengumpulkan bukti sebelum memastikan keterlibatan orang lain.

Penangkapan tersangka curanmor ini menjadi perhatian karena polisi berhasil mengamankan barang bukti sekaligus membuka peluang pengembangan penyidikan.

Di sisi lain, keterlibatan masyarakat dalam membantu penangkapan menunjukkan pentingnya kerja sama warga dan aparat untuk mengungkap tindak kriminalitas. Kini, publik menunggu langkah berikutnya dari Tim Elang Juvi Satreskrim Polres Kepahiang.

Apakah tersangka yang kini berjalan terpincang-pincang akan memberikan keterangan yang mengarah kepada pelaku lain? Atau justru penyidik akan menemukan fakta baru mengenai rangkaian pencurian sepeda motor di wilayah Kepahiang?

Pertanyaan tersebut masih menunggu jawaban dari hasil pemeriksaan kepolisian. Yang jelas, polisi terus mendalami dugaan penggunaan senjata api, mencari barang bukti tambahan, dan menyelidiki kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Sementara itu, tersangka tetap memiliki hak untuk mendapatkan perlakuan manusiawi dan proses hukum yang adil. Asas praduga tak bersalah tetap berlaku sampai pengadilan menjatuhkan putusan berkekuatan hukum tetap.

Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.