Kepahiang, Jepretnews.com – Panen melimpah adalah impian setiap petani, di Desa Sumber Sari Kecamatan Kabawetan, Kepahiang, mimpi itu menjadi kenyataan setiap hari.
Berada di dataran tinggi yang subur, desa ini telah lama dikenal sebagai lumbung palawija utama, menghasilkan berbagai sayuran segar yang melimpah.
Namun, di balik keberlimpahan itu, sering kali muncul tantangan dalam memasarkan hasil panen. Beruntungnya, tantangan tersebut kini menemukan jawabannya melalui kehadiran seorang pahlawan lokal, Ude Gunadi, seorang pengepul yang setia menampung hasil pertanian.
Gunadi telah menjadi nama yang akrab di kalangan petani setempat. Dia bukan sekadar pengepul, melainkan mitra yang membantu petani memastikan jerih payah mereka terbayar. “Kami hadir di sini untuk memudahkan petani menjual hasil panen mereka,” ujar Gunadi saat ditemui pada Senin (15/9/2025).
“Dengan menampung hasil pertanian mereka, setidaknya kami membantu mempercepat proses penjualan hasil panen. Itu tujuan utama kami.”
Kehadiran Gunadi membawa dampak positif yang signifikan. Petani tidak lagi harus pusing mencari pembeli atau menanggung risiko harga yang tidak stabil.
Sebaliknya, mereka bisa fokus pada apa yang mereka lakukan terbaik: menanam dan merawat tanaman. Proses ini tidak hanya menghemat waktu dan tenaga, tetapi juga menjamin hasil panen mereka terjual dengan harga yang layak.
Melalui sistem ini, Gunadi memainkan peran penting dalam menjaga roda ekonomi desa tetap berputar. Keputusannya untuk fokus menampung hasil pertanian, khususnya sayuran, juga menunjukkan pemahaman mendalam tentang kebutuhan pasar lokal.
Dengan membangun jaringan yang kuat antara petani dan pasar, dia menjembatani kesenjangan yang sering menghambat produktivitas. Ini adalah model bisnis yang saling menguntungkan: petani mendapatkan kepastian penjualan, sementara Gunadi memastikan pasokan sayuran segar untuk konsumen.
Gunadi, yang kini dikenal sebagai “raja palawija”, tidak membatasi layanan penampungannya. Dia secara terbuka mengundang seluruh petani dari Desa Sumber Sari dan desa-desa sekitarnya yang ingin menjual hasil panen mereka.
Untuk mempermudah akses, ia memberikan petunjuk yang sangat jelas. “Bagi masyarakat yang ingin menjual hasil pertanian, silakan datang langsung ke rumah kami,” katanya.
Lokasi penampungan sangat mudah ditemukan: di Dusun Satu Empat, sebuah rumah yang terletak persis di belakang pos ronda dan bersebelahan dengan Gedung Madrasah Diniyah Takmiliah (MDT) Desa Sumber Sari.
Dengan kemudahan akses dan layanan yang mendukung, Gunadi tidak hanya menjadi pengepul, tetapi juga figur kunci yang membantu memajukan kesejahteraan petani di dataran tinggi Kepahiang.
